Ads block

Banner 728x90px

Kurikulum


Proses pembelajaran di SD Islam Surya Buana Malang diselenggarakan dengan berlandaskan pada visi dan misi. Dalam rangka mengembangkan sistem pembelajaran yang dapat meningkatkan kreativitas siswa, maka materi pelajaran dikemas dalam bentuk aktivitas yang mudah dipahami dan menyenangkan, sehingga terwujud pembelajaran yang bermakna (meaningfull learning).

Program Unggulan

NoKegiatan SekolahRencana Kegiatan
1Aktifitas harianKelas I-III masuk pukul 07.00 – 14.25Kelas IV-VI masuk pukul 07.00 – 15.15
2Pembiasaan membaca do’a, asma’ul husna, dan menghafal juz 30Dilaksanakan setiap hari senin-jum’at pukul 07.00-07.35Juz 30 yang dibaca sesuai dengan target hafalan masing-masing kelas
3Pembiasaan sholat dhuha setiap hariDilaksanakan setiap hari senin-jum’at pukul 07.00-07.35Pelaksanaan sholat dhuha setiap hariPelaksanaan sholat dhuha dilaksanakan di ruang kelas masing-masing dengan bimbingan wali kelas
4Program amal jum’atAmal jum’at dikumpulkan melalui wali kelas secara rutin setiap hari jum’at
5Program sholat dhuhur/Sholat Jum’atBertujuan membina pembiasaan wudhu dan sholat 5 waktu berjamaahSholat berjamaah dilaksanakan di kelas masing-masing dengan bimbingan wali kelasSiswa dibiasakan membaca do’a setelah selesai sholat
6Pembelajaran Bahasa Jawa, Arab, dan Inggris Pembelajaran bahasa Bahasa Jawa, Arab, dan Inggris dilaksanakan mulai kelas 1-6
7Pelaksanaan outbound setiap semesterKegiatan outbound dilaksanakan setiap 2 kali dalam 1 tahunKegiatan outbound dimaksudkan untuk melatih kemandirian siswaLokasi outbound di sekitar Malang Raya
8Pelaksanaan studi empiris setiap tahunStudi empiris dilaksanakan 1 tahun sekali di wilayah jawa timur serentak kelas 1-6
9Pelaksanaan Thematic Contextual LearningPembelajaran di luar setiap selesai pembelajaran temaBertujuan agar siswa lebih menguasai kompetensi pada tema yang dipelajari
10Kegiatan upacara setiap mingguBertujuan untuk melatih kedisiplinan, memupuk rasa cinta bangsa dan negaraSetiap siswa diwajibkan mengenakan seragam merah putih lengkapDilaksanakan setiap hari senin dan hari-hari besar nasional
11Kegiatan pramuka setiap mingguBertujuan melatih kedisiplinan dan kreatifitas siswaDilaksanakan setiap hari jum’at
12Kisah InspiratifBertema kepahlawanan, keagamaan, dan ilmu pengetahuan
13No Days Without Al-Qur’anMenggunakan metode ummiDilakukan placement test sebelum pengelompokkan1 guru maksimal 15 siswa sesuai dengan jilid dan kemampuanDilaksanakan senin-kamis
14Try out kelas VIDilaksanakan bekerja sama dengan lembaga bimbingan dan KPI

Konsep Triple (3) R dalam Pembelajaran
  

Dalam pembelajarannya, siswa dikondisikan untuk bernalar dengan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan, antara lain:

  • Apa yang sedang terjadi?
  • Bagaimana terjadinya?
  • Mengapa itu bisa terjadi?
  • Bagaimana kalau dirubah? Apa yang terjadi?

Penjelasan siswa didiskripsikan dalam suatu tulisan semi ilmiah. Dalam hal ini siswa berusaha menemukan jawaban dari berbagai gejala alam. Setelah siswa mampu menjelaskan secara ilmiah gejala-gejala yang ada, siswa diarahkan untuk melakukan research dengan:

  • Menduga/prediksi
  • Membuktikan (mengadakan percobaan)
  • Menyimpulkan sifat-sifat dari suatu gejala
  • Mengembangkan

Siswa mulai diarahkan untuk membuat laporan sederhana (bisa secara kualitatif atau kuantitatif). Dengan bekerja secara ilmiah (research), siswa akan mampu melakukan tadabur alam yang lebih luas, sehingga bisa menemukan sifat-sifat ilmiah yang terjadi di alam. Dengan menemukan sifat-sifat ilmiah di alam, diharapkan siswa bisa lebih mengagumi ciptaan Allah SWT dan meningkatkan keimanannya. Selanjutnya siswa juga dikondisikan untuk mempelajari keagungan ciptaan Allah yang lain, dengan mengemukakan pertanyaan-pertanyaan dalam penalaran. Contoh 1:Bidang Science”Mendesain pesawat dari kertas” Langkah-langkah mengembangkan nalar:

  1. Siswa diminta untuk mendesain pesawat-pesawatan dari kertas
  2. Siswa diminta menerbangkan pesawatnya
  3. Diajukan pertanyaan:
  • Apa yang sedang terjadi? Pesawatnya bisa terbang
  • Bagaimana pesawat itu terbang?
  • Mengapa pesawat bisa terbang?
  • Bagaimana kalau sayapnya dirubah? Apa yang terjadi?
  • Bagaimana kalau bahannya pesawat dirubah? Apa yang terjadi?
  • Dst
  1. Siswa mendiskripsikan apa yang sedang dipikirkan

Langkah-langkah Research:

  1. Siswa menuliskan sifat-sifat/gejala-gejala yang ada pada masalah pesawat, misalnya pesawat bisa terbang karena ada sayapnya, kertasnya ringan, dan adanya keseimbangan.
  2. Siswa menduga (membuat hipotesis):  kalau sayapnya berubah bentuknya, maka kemampuan terbangnya juga akan berubah.
  3. Mengadakan percobaan dengan mengubah berbagai bentuk sayap.
  4. Menyimpulkan dari hasil percobaannya, bahwa kalau sayapnya semakin sempit, maka pesawat mudah jatuh.
  5. Pengembangan dari hasil percobaannya: bagaimana kalau kertasnya saya ganti yang agak tebal? Apa yang terjadi?
  6. dst.

Langkah-langkah religiusnya

  1. Terbangnya pesawat kertas tadi karena kertas ditahan oleh udara, sehingga tidak langsung jatuh. Udara itu memiliki sifat-sifat yang unik: mengandung oksigen yang dapat dihirup oleh manusia dan sangat dibutuhkan oleh manusia. Tanpa oksigen manusia tidak bisa hidup. Nyatalah bahwa Allah SWT telah memberikan sifat-sifat kepada sesuatu dengan sempurna.
  2. Siswa menghayati ciptaan Allah SWT, sehingga keimanannya meningkat.

Contoh 2:Bidang Mathematics“Bilangan jari-jari” Langkah-langkah mengembangkan nalar

  1. Siswa diminta untuk menuliskan bilangan ganjil di masing-masing ruas jari-jarinya:
  1. Siswa diminta memindahkan bilangan-bilangan itu ke kotak sesuai dengan banyaknya kolom dan baris
17131925
39152127
511172329
  1. Siswa diminta untuk mengamati bilangan 9, 15, dan 21. Bila dilihat menyilang, bagaimana hubungan:
  • bilangan  9 dengan 1 dan 17?
  • bilangan 9 dengan  7 dan 11?
  • bilangan 9 dengan 13 dan 5?
  • bilangan 9 dengan 15 dan 3?
  1. Namai bilangan 9 sebagai bilangan bintang
  2. Pikirkan bilangan bintang yang lain.
  3. Cari keunikan sifat-sifat dari bilangan tangan yang lain

Langkah-langkah Research:

  1. Siswa  menuliskan sifat-sifat dari bilangan bintang
  2. Siswa  menduga bahwa bilangan 9 sebagai separoh dari jumlah bilangan sampingnya.
  3. Siswa mengadakan percobaan dengan melakukan operasi jumlah
  4. Siswa menyelidiki kenapa bisa terjadi demikian? Bagaimana kalau isinya bilangan genap?

Langkah-langkah Religius:

  1. Ternyata tangan manusia memiliki keunikan dikaitkan dengan bilangan. Hal ini menunjukkan bahwa Allah SWT ternyata memberikan rahasia-rahasia tertentu terhadap ciptaannya. Karena itu kita harus senantiasa berpikir rahasia apa yang ada pada ciptaan Allah SWT.
  2. Siswa merenungkan dan menghayati ciptaan Allah yang lain dikaitkan dengan matematika, misalnya laba-laba, kepiting, dan sebagainya.

OUTCOME DARI TRIPLE ”R”

  1. Siswa terbiasa berpikir kritis dan kreatif, sehingga rasa ingin tahu siswa tentang sesuatu yang baru disalurkan dengan cara-cara ilmiah.
  2. Siswa akan cenderung tergerak untuk menyelidiki suatu.
  3. Siswa terbiasa belajar menemukan. Sehingga sekolah dirasakan cukup berarti dan menyenangkan bagi kehidupannya.
  4. Tertanamkannya sifat mengagumi keagungan Allah SWT.

Diharapkan saat siswa telah usai bekerja secara ilmiah, maka mereka akan mampu melakukan tadabur alam yang lebih luas, sehingga dapat menemukan sifat-sifat ilmiah yang terjadi di alam sekitar dan terciptalah rasa syukur terhadap karunia Allah SWT sehingga mampu meningkatkan keimanan siswa. Proses selanjutnya adalah siswa dikondisikan untuk mempelajari keagungan ciptaan Allah yang lain dengan mengemukakan pertanyaan-pertanyaan dalam penalaran.

No comments:

Post a Comment