Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.

Monday, March 2, 2020

Perdana, Majelis Penyejuk Hati oleh K.H. Zainal Arifin Al-Nganjuki


Majelis Penyejuk Hati SD Islam Surya Buana perdana dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Februari 2020. Majelis yang diprakarsai oleh komite sekolah ini dibuka dengan mengaji bersama Surat Ali Imron ayat 190-200.
Usai mengaji bersama, acara selanjutnya yaitu sambutan Ibu Kepala Sekolah SD Islam Surya Buana, Ibu Endang Suprihatin, S.S., S.Pd. Dalam sambutan singkatnya, beliau mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang luar biasa dari komite sekolah atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga menyampaikan tentang perkembangan sekolah yang signifikan. Mulai dari fasilitas sekolah hingga prestasi-prestasi yang diraih oleh sekolah.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Komite Sekolah, yaitu Ibu Ayu Faidah, S.H. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi kegiatan bulanan yang isinya tidak hanya kajian keislaman. Tetapi juga sebagai wadah shilaturrahmi, serta menyampaikan berbagai informasi tentang perkembangan sekolah. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi tanggungjawab komite dan paguyuban kelas. Pada majelis penyejuk hati selanjutnya, yang menjadi panitia adalah urut dimulai dari paguyuban kelas 6 hingga kelas 1. Apabila Bapak Ibu walisiswa SD Islam Surya Buana mempunyai ide tentang tema dan penceramah untuk kegiatan ini, bisa disampaikan melalui paguyuban kelas.
Tak ketinggalan, pembina Yayasan Bahana Cita Persada juga turut hadir dan menyampaikan sambutan singkatnya. Seperti biasanya, Eyang Mamik senantiasa memberikan motivasi agar kita senantiasa mendekatkan diri kepada Alloh. Melalui dzikir, hingga mengikuti kajian seperti ini. 


Memasuki kajian bertema "Pentingnya Bonding Antara Orangtua dan Anak di Era 4.0", Ustadz K.H. Zainal Arifin Al-Nganjuki menyampaikan bahwa anak adalah anugerah yang tak ternilai harganya. Anak adalah anugerah yang diberikan oleh Alloh kepada orang tua. Anak juga amanah dan perhiasan bagi mereka, sekaligus kebanggaan di kemudian hari. Namun, anak juga bisa menjadi fitnah atau ujian, bahkan menjadi musuh bagi para orang tua.
Kapankah seorang anak bisa menjadi musuh, ujian, perhiasan, dan menjadi penyejuk hati bagi orangtua? Al-Qur’an telah mejelaskan keempat tipikal tersebut. Pertama, anak sebagai penenang hati, penyejuk jiwa, dan pemimpin orang-orang yang bertakwa. Tipikal ini menjadi yang terbaik dan tertinggi dari seorang anak. Hal itu sebagaimana terungkap dalam doa Al-Qur’an berikut ini. “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS al-Furqan [25]: 74). Penyenang hati adalah anak-anak yang saleh, taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi sesama.
Tipikal kedua adalah anak sebagai perhiasan dunia. Hal itu sebagaimana yang tertera dalam Al Qur'an surat Al Kahfi ayat 46. Anak diposisikan sebagai perhiasan dan kekayaan dunia bagi orang tuanya. Layaknya perhiasan dan kekayaan, anak diperlakukan, dijaga, bahkan disayang sebaik-baiknya oleh para orang tua. Tetapi jangan sampai memberikan perlakuan yang berlebihan, sehingga akan membuat anak-anak terlena.
Ketiga, anak sebagai fitnah atau ujian, sebagaimana yang diungkap dalam surat At-Taghabun ayat 15. Serta yang keempat, anak sebagai musuh, sebagaimana yang diungkap dalam surat At-Taghabun ayat 14.
Ustadz yang kaya humor ini juga menambahkan dampak negatif dengan adanya perkembangan digital dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya kurangnya beradab baik kepada tetangga, kemudahan belajar sehingga cenderung tidak menghargai guru, serta pengobatan semakin canggih, tetapi penyakit semakin aneh.

Ustadz yang sekaligus menjadi walisiswa Surya Buana ini juga menjelaskan peran yang bisa dilakukan orang tua pada zaman sekarang. Pertama, orang tua harus menjadi pendidik utama, pendidik kedua di sekolah. Kedua, orang tua sebagai tempat menanamkan nilai. Orang tua bisa memberikan minum STMJ kepada anak-anak, yaitu sabar, takwa, musyawarah, dan jujur. Ketiga, tidak hanya memberi sarpras berlebihan kepada anak, tetapi juga membimbing. Keempat, orang tua harus istiqomah mendoakan anak-anaknya. Tidak hanya ketika akan ujian saja.
Alhamdulillah. Semoga kegiatan hari ini tidak hanya mengaji, tetapi juga menjalin shilaturrahmi. Mari kita senantiasa memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Alloh agar bisa menghadapi tantangan zaman saat ini. Semoga kita semua senantiasa dikaruniai keturunan yang saleh, yang mampu memberi pertolongan kepada kita kelak di hari akhir.



Ditulis Oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I

Share:

0 comments:

Post a Comment

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Pembelajaran Tematik yang Menarik Study Visual Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Pengelolaan Kelas Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah Display Kelas KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kelas Cerdas Kelas Menyenangkan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Manajemen Kelas Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM