Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.
  • Perdana, Majelis Penyejuk Hati oleh K.H. Zainal Arifin Al-Nganjuki

    Majelis Penyejuk Hati SD Islam Surya Buana perdana dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Februari 2020.

  • Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Berkunjung Ke Surya Buana dan Pemkot Batu

    Yayasan Bahana Cita Persada Malang Perguruan Surya Buana Malang, Jumat - Sabtu, 13-15 April 2018 menerima kunjungan dari Kolej Tunku Kurshiah Seremban Malaysia. 5 Cikgu beserta 29 murid disambut oleh Keluarga Besar Yayasan Bahana Cita Persada Malang tepatnya pada hari Jumat, 13 April 2018.

  • Hidup Sehat dimulai dari Makanan Sehat

    Salam sehat, SBLovers! Hari ini Rabu, 11 April 2018, SD Islam Surya Buana kedatangan tamu dari Dinas Kesehatan Kota Malang. Siswa-siswi kelas 4-5 SD Islam Surya Buana mendapat banyak ilmu tentang makanan sehat. Kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan yang dibuka oleh Pembina Yayasan Bahana Cita Persada, Ibunda Sri Istutik Mamiek ini juga bekerja sama dengan mahasiswa S2 Universitas Negeri Malang Jurusan Pendidikan Luar Sekolah.

  • Belajar Bijak Mengolah Sampah bersama Bank Sampah Kota Malan

    Jum'at, 6 April 2018, kembali siswa-siswi SD Islam Surya Buana menimba ilmu dari orang-orang yang berperan penting dalam menjaga lingkungan. Setelah beberapa hari yang lalu siswa-siswi belajar tentang ketertiban dari kepolisian, hari ini siswa-siswi kelas 4 dan 5 belajar tentang kebersihan lingkungan dan cara mengolah sampah agar bernilai guna dari Bank sampah Malang.

  • Belajar Tertib Lalu Lintas bersama Polresta Malang

    Pagi ini, Rabu 4 April 2018, siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Islam Surya Buana Malang belajar bersama dengan Polresta Malang tentang Etika Berlalu Lintas. Ipda M. Syaiku bersama Brigadir Polisi Nanang menyampaikan pentingnya bersikap santun dan saling menghargai dan menghormati antar sesama pengguna jalan atas dasar hak, kewajiban, dan kemanusiaan. Hal ini dilakukan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas.

  • Celengan Cinta Untuk Sahabat di HUT Kota Malang ke-104

    (SbNews) - Berbeda dengan hari-hari biasanya, hari ini, Senin 2 April 2018, siswa-siswi SD Islam Surya Buana Malang berkostum batik dan membawa jajanan tradisional. Ya, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Malang yang ke-104.

Monday, March 2, 2020

Perdana, Majelis Penyejuk Hati oleh K.H. Zainal Arifin Al-Nganjuki


Majelis Penyejuk Hati SD Islam Surya Buana perdana dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Februari 2020. Majelis yang diprakarsai oleh komite sekolah ini dibuka dengan mengaji bersama Surat Ali Imron ayat 190-200.
Usai mengaji bersama, acara selanjutnya yaitu sambutan Ibu Kepala Sekolah SD Islam Surya Buana, Ibu Endang Suprihatin, S.S., S.Pd. Dalam sambutan singkatnya, beliau mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang luar biasa dari komite sekolah atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga menyampaikan tentang perkembangan sekolah yang signifikan. Mulai dari fasilitas sekolah hingga prestasi-prestasi yang diraih oleh sekolah.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Komite Sekolah, yaitu Ibu Ayu Faidah, S.H. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi kegiatan bulanan yang isinya tidak hanya kajian keislaman. Tetapi juga sebagai wadah shilaturrahmi, serta menyampaikan berbagai informasi tentang perkembangan sekolah. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi tanggungjawab komite dan paguyuban kelas. Pada majelis penyejuk hati selanjutnya, yang menjadi panitia adalah urut dimulai dari paguyuban kelas 6 hingga kelas 1. Apabila Bapak Ibu walisiswa SD Islam Surya Buana mempunyai ide tentang tema dan penceramah untuk kegiatan ini, bisa disampaikan melalui paguyuban kelas.
Tak ketinggalan, pembina Yayasan Bahana Cita Persada juga turut hadir dan menyampaikan sambutan singkatnya. Seperti biasanya, Eyang Mamik senantiasa memberikan motivasi agar kita senantiasa mendekatkan diri kepada Alloh. Melalui dzikir, hingga mengikuti kajian seperti ini. 


Memasuki kajian bertema "Pentingnya Bonding Antara Orangtua dan Anak di Era 4.0", Ustadz K.H. Zainal Arifin Al-Nganjuki menyampaikan bahwa anak adalah anugerah yang tak ternilai harganya. Anak adalah anugerah yang diberikan oleh Alloh kepada orang tua. Anak juga amanah dan perhiasan bagi mereka, sekaligus kebanggaan di kemudian hari. Namun, anak juga bisa menjadi fitnah atau ujian, bahkan menjadi musuh bagi para orang tua.
Kapankah seorang anak bisa menjadi musuh, ujian, perhiasan, dan menjadi penyejuk hati bagi orangtua? Al-Qur’an telah mejelaskan keempat tipikal tersebut. Pertama, anak sebagai penenang hati, penyejuk jiwa, dan pemimpin orang-orang yang bertakwa. Tipikal ini menjadi yang terbaik dan tertinggi dari seorang anak. Hal itu sebagaimana terungkap dalam doa Al-Qur’an berikut ini. “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS al-Furqan [25]: 74). Penyenang hati adalah anak-anak yang saleh, taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi sesama.
Tipikal kedua adalah anak sebagai perhiasan dunia. Hal itu sebagaimana yang tertera dalam Al Qur'an surat Al Kahfi ayat 46. Anak diposisikan sebagai perhiasan dan kekayaan dunia bagi orang tuanya. Layaknya perhiasan dan kekayaan, anak diperlakukan, dijaga, bahkan disayang sebaik-baiknya oleh para orang tua. Tetapi jangan sampai memberikan perlakuan yang berlebihan, sehingga akan membuat anak-anak terlena.
Ketiga, anak sebagai fitnah atau ujian, sebagaimana yang diungkap dalam surat At-Taghabun ayat 15. Serta yang keempat, anak sebagai musuh, sebagaimana yang diungkap dalam surat At-Taghabun ayat 14.
Ustadz yang kaya humor ini juga menambahkan dampak negatif dengan adanya perkembangan digital dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya kurangnya beradab baik kepada tetangga, kemudahan belajar sehingga cenderung tidak menghargai guru, serta pengobatan semakin canggih, tetapi penyakit semakin aneh.

Ustadz yang sekaligus menjadi walisiswa Surya Buana ini juga menjelaskan peran yang bisa dilakukan orang tua pada zaman sekarang. Pertama, orang tua harus menjadi pendidik utama, pendidik kedua di sekolah. Kedua, orang tua sebagai tempat menanamkan nilai. Orang tua bisa memberikan minum STMJ kepada anak-anak, yaitu sabar, takwa, musyawarah, dan jujur. Ketiga, tidak hanya memberi sarpras berlebihan kepada anak, tetapi juga membimbing. Keempat, orang tua harus istiqomah mendoakan anak-anaknya. Tidak hanya ketika akan ujian saja.
Alhamdulillah. Semoga kegiatan hari ini tidak hanya mengaji, tetapi juga menjalin shilaturrahmi. Mari kita senantiasa memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Alloh agar bisa menghadapi tantangan zaman saat ini. Semoga kita semua senantiasa dikaruniai keturunan yang saleh, yang mampu memberi pertolongan kepada kita kelak di hari akhir.



Ditulis Oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I

Share:

Thursday, February 27, 2020

Mengenal Sapi Lebih Dekat di Kampung Sapi Adventure


Rabu, 22 Januari 2020 adalah hari yang menyenangkan bagi siswa-siswi kelas 1 SD Islam Surya Buana. Pada hari tersebut, mereka melaksanakan study visual ke Kampung Sapi Adventure Kota Batu. Lokasi tersebut sengaja kami pilih karena dapat memberikan pengetahuan yang sesuai dengan mata pelajaran yang sedang mereka pelajari yaitu Tema 5 Pengalamanku.
Udara sejuk dan langit cerah menyambut mereka. Sekitar pukul 07.30 WIB, rombongan angkutan umum sudah tampak berjejer di lapangan sekolah. Tepat pukul 08.00 WIB, setelah kami melakukan kegiatan pagi di sekolah, kami bergegas menuju angkutan umum untuk bersiap berangkat. Tak lupa kami membaca doa naik kendaraan darat terlebih dahulu.
Ada banyak pengetahuan yang mereka dapatkan selama di sana. Tak hanya pengetahuan tentang sapi. Tetapi juga pengetahuan tentang kelinci dan domba. Rombongan siswa kelas 1 dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok ditemani oleh pemandu yang siap mengantarkan mereka mengelilingi spot-spot yang ada di Kampung Sapi Adventure.
Salah satu tempat yang dikunjungi para siswa selama berada di Kampung Sapi Adventure adalah kandang kelinci. Mereka dipersilahkan masuk ke dalam kandang dan memberi makan. Tak hanya itu, mereka juga diperbolehkan menggendong serta bermain dengan kelinci. Tujuan selanjutnya adalah kandang domba. Sama seperti saat berkunjung ke kandang kelinci. Mereka juga diperbolehkan menggendong dan bermain. Ada siswa yang takut, tetapi banyak siswa juga yang berani untuk bermain dengan kelinci dan domba. 


Selanjutnya mereka menuju ke kandang sapi untuk memberi makan dan memerah susu sapi. Para siswa pun menampilkan ekspresi terbaik mereka saat memerah sapi. Ada yang dengan antusias langsung maju paling depan, ada pula yang mundur paling belakang, ada pula yang takut tidak mau mencoba.

Yang membuat seru lagi, para siswa kelas 1 ini juga mendapatkan bonus untuk melakukan outbound. Outbound yang mereka lakukan di antaranya, flying fox, melintasi ban, jaring-jaring, dan tali panjang. Semua permainan itu untuk melatih keseimbangan, kelincahan, kekuatan gerak kaki, tangan dan anggota tubuh yang lain serta pastinya juga melatih keberanian.
Tak cukup disitu saja, para siswa juga diajak ke lokasi yang juga tak kalah serunya dan pastinya juga ditunggu-tunggu mereka. Lokasi itu adalah kolam ikan. Ya. Mereka akan memancing ikan. Mereka bertambah antusias saat ikan yang berhasil mereka pancing boleh dibawa pulang.
Usai melakukan berbagai macam kegiatan, mereka bersiap untuk berganti seragam. Mereka juga menyempatkan untuk menikmati bekal yang mereka bawa. Ada beberapa dari mereka yang juga memanfaatkan kesempatan untuk membeli oleh-oleh. Mereka juga mendapatkan satu gelas susu gratis dari Kampung Sapi Adventure.
Semoga study visual kali ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan untuk setiap siswa, menambah pengetahuan tentang hewan peliharaan khususnya sapi, menambah rasa sayang terhadap hewan sebagai sesama makhluk ciptaanNya, dan pastinya juga melatih kemandirian siswa serta menambah kerukunan antar siswa.

Ditulis Oleh : Dewi Khusnul Amalia, S.Pd. / Wali Kelas 1D
Share:

Belajar Merawat Hewan di WESB


Wisata Edukasi Susu Batu atau WESB, salah satu tempat wisata edukasi yang tergolong baru ini menjadi tujuan Study Visual para siswa kelas 2 SD Islam Surya Buana Malang. Hari Kamis 6 Februari 2020, mereka mengunjungi tempat wisata yang tepat berada di depan Jatim Park 3. Kunjungan ini dilakukan sesuai dengan pembelajaran tematik pada tema Pengalamanku Merawat Hewan. 

Sesampainya di WESB para siswa diajak untuk mendengarkan penjelasan materi tentang bagaimana cara merawat lebah, memanen madu yang baik, cara memeras susu sapi, dan cara membedakan susu yang segar dan tidak segar. Tak hanya mendengarkan materi, para siswa pun diajak praktik langsung membedakan susu segar dan tidak segar.
Kegiatan selanjutnya, para siswa diajak untuk mengunjungi Edamame. Di sana mereka mencicipi kedelai hijau. Mereka juga berkunjung ke rumah madu untuk mencicipi madu yang enak. Para siswa juga diajak ke farm house untuk melihat bagaimana cara merawat lebah dan memberi makan sapi serta kuda yang ada di WESB. Sayang sekali, tepat pada saat itu para siswa tidak bisa memeras susu sapi karena sapi sedang dalam keadaan hamil. Walaupun demikian, para siswa tetap antusias dan senang mengikuti kegiatan ini.
Tujuan selanjutnya adalah ke tempat pembuatan susu dan tempat pembelian tiket untuk menukar voucher yang bisa ditukar dengan susu segar. Para siswa bisa memilih varian rasa sesuai dengan selera mereka. Setelah menukar voucher, para siswa diperbolehkan untuk bermain air, bermain permainan yang ada di sana. Mereka sangat senang. Tidak hanya bermain saja, para siswa juga diperbolehkan mengunjungi Royal ATK WESB untuk membeli oleh-oleh dan barang-barang kesukaan mereka. Semoga pembelajaran hari ini menjadi pengalaman baru untuk para siswa, serta para siswa mendapatkan pembelajaran bermakna bersama WESB.

Ditulis Oleh : Nurul Fakihatul Jannah A., S.Pd. / Wali Kelas 2C
Share:

Kebersamaan Siswa Kelas 2 di Predator Fun Park


Selasa, 25 Februari 2020, para siswa kelas 2 SD Islam Surya Buana mengadakan kunjungan ke Predator Fun Park dalam kegiatan Study Visual (SV) dengan tema Kebersamaan di Tempat Wisata. Seperti kegiatan study visual biasanya, kami berangkat menuju Predator Fun Park dengan mengendarai angkutan kota.
Sesampainya di Predator Fun Park, kami disambut dengan antusias oleh para petugas yang ada di sana. Berbagai macam hewan predator dan pemandangan yang indah turut serta menyambut rombongan siswa kelas 2 SD Islam Surya Buana. Ada buaya, ular, iguana, ikan piranha, ikan pari, dan masih banyak yang lainnya. Berbagai macam wahana untuk anak-anak juga tersedia di sana. Seperti trampoline, kereta, berburu salamander, flying fox, dan beberapa wahana permainan lainnya.
Tak hanya para siswa yang belajar mengenal nama hewan predator beserta makanan hewan tersebut. Tetapi, Bapak Ibu Guru pendamping juga ikut serta mendapatkan pengetahuan baru. Pengetahuan baru tersebut dituliskan para siswa pada lembar kerja siswa yang telah disediakan. Mereka mengerjakan lembar kerja tersebut sambil duduk di bawah pohon yang rindang, diiringi dengan hembusan angin semilir membuat para siswa merasa nyaman. Setelah mengerjakan lembar kerja, para siswa diajak untuk melanjutkan rute perjalanan berikutnya.


Kegiatan selanjutnya, para siswa mendapatkan bonus untuk bermain di berbagai wahana yang mereka inginkan. Mereka juga berkesempatan berenang di kolam renang yang ada di Predator Fun Park. Akhir dari kegiatan pada hari tersebut adalah para siswa menunaikan sholat dhuhur berjamaah di sekitar lokasi. Wah, seru sekali, bukan? Setelah puas menikmati kebersamaan di tempat wisata, mereka bersiap pulang dan melaksanakan makan siang di sekolah. Sampai jumpa di kegiatan yang lainnya, ya!


Ditulis Oleh : Nurul Fakihatul Jannah A., S.Pd.
Share:

Hypnomotivasi : “Ukir Prestasi Tertinggi pada UN Terakhir Tahun Ini”


Kamis, 20 Februari 2020, siswa kelas 6 SD Islam Surya Buana mengikuti salah satu kegiatan sekolah yang bertajuk "Ukir Prestasi Tertinggi pada UN Terakhir Tahun Ini". Kegiatan yang diisi dengan hypnomotivasi bersama Bapak Oktastika Badai Nirmala, S.Psi., CHt. ini dipersembahkan oleh Penerbit Erlangga. Bapak Oktastika atau yang biasa dipanggil dengan Kak Okta ini mengawali hypnomotivasi dengan jargon "Untuk apa kita di sini? Menjadi Insan Unggul".
Antusias anak-anak terlihat sejak pertama kegiatan ini dibuka. Kak Okta pun memberi wawasan tentang fenomena milenial kepada anak-anak. Dengan wawasan ini, anak-anak pun diajak berpikir bagaimana nantinya bisa bersaing di era conceptual age ini. Seiring berkembangnya teknologi, anak-anak juga harus menyiapkan mental mereka. Anak-anak harus mempunyai pola pikir yang sesuai dengan perkembangan zaman. Harapannya, ketika anak-anak mempunyai pola pikir yang bagus, mereka akan bisa meraih apa yang selama ini mereka cita-citakan.
Kak Okta juga memberi wawasan kepada anak-anak, kecakapan apa saja yang harus mereka siapkan untuk meraih masa depan cemerlang. Semua kecakapan itu berhubungan dengan akhlak yang tidak bisa diperoleh dengan tiba-tiba. Melainkan melalui proses dan kebiasaan. Begitu pentingnya peran akhlak untuk meraih masa depan cemerlang. Menjadi anak pintar saja tidak cukup.
Tak hanya itu saja. Kak Okta juga berbagi tips bagaimana agar kita bisa meraih masa depan cemerlang. Beberapa di antaranya adalah mendekatkan diri kepada Alloh, bekerja sama dengan orangtua, mempunyai motivasi, selalu berpikir positif, menggunakan teknologi dengan bijak, dan melatih skill profesional.
Melatih skill profesional bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu memilih teman yang saling mendukung, belajar sesuai dengan gaya belajarnya, kreatif dan fokus pada solusi, senang belajar, dan tangguh. Kak Okta pun menganjurkan anak-anak agar belajar sesuai dengan gaya belajar yang mereka miliki.
Kegiatan kelas 6 pada sore hari ini ditutup dengan renungan hypnomotivasi dan buka bersama. Semoga kegiatan sore hari ini bisa menambah wawasan anak-anak untuk menyiapkan masa depan yang lebih cemerlang, tentunya dengan menjadi anak-anak yang berkarakter.

Ditulis Oleh : Shellya Khabib Dirgantari,S.Pd.I. / Wali Kelas 6D
Share:

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Study Visual Pembelajaran Tematik yang Menarik Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme Pengelolaan Kelas SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Display Kelas Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM