Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.

Thursday, October 10, 2019

Rumah Kedua, Keamanan dan Kenyamanannya Terjaga


Berbeda dengan GSF tahun sebelumnya, GSF tahun ini terdapat isu terbaru salah satunya adalah sekolah ramah anak (SRA). Hal ini merupakan tantangan baru dalam mengikuti GSF. Sekolah Ramah Anak merupakan suatu program yang mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan hidup, yang mampu menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya, selama anak berada di sekolah serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, dan pengawasan. Sekolah Ramah Anak mengondisikan sebuah sekolah menjadi nyaman bagi anak serta memastikan hak anak dan melindunginya, karena sekolah menjadi rumah kedua bagi anak, setelah rumahnya sendiri.
            Penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) dilaksanakan merujuk 6 (enam) komponen penting diantaranya adalah : (1) Adanya komitmen tertulis yang dapat dianggap kebijakan tentang SRA; (2) Pelaksanaan Proses Pembelajaran yang ramah anak; (3) Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terlatih Hak-Hak Anak; (4) Sarana dan Prasarana yang ramah anak; (5) Partisipasi anak; (6) Partisipasi Orang Tua, Lembaga Masyarakat, Dunia Usaha, Pemangku Kepentingan Lainnya, dan Alumni.
            Kondisi yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan siswa di sekolah antara lain, lantai di kelas 3C dan 3D rusak. Penyebab dari lantai tersebut antara lain karena semen perekat lantai tidak berfungsi dengan baik sehingga memerlukan penggantian lantai yang baru. Dalam hal ini, sekolah bekerjasama dengan komite untuk memperbaiki lantai yang rusak. Nilai-nilai PPK yang diterapkan dalam kegiatan ini antara lain yaitu gotong royong dan integritas.
Selain itu, kantin sekolah masih menjual makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet dan zat adiktif lainnya, dikarenakan kurangnya sosialisasi antara pihak sekolah dengan penjual kantin tentang makanan dan minuman sehat yang harus dijual. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah mengundang dari tim UKS untuk mengadakan sosialisasi tentang makanan dan minuman sehat kepada penjual di kantin. Selain mengadakan sosialisasi juga membuat slogan tentang makanan dan minuman sehat serta melakukan pengecekan makanan dan minuman sehat secara berkala oleh tim pengelola kesehatan kantin.
Masalah lain yang sering muncul adalah sering terjadi aliran listrik yang yang tidak stabil, sehingga mengganggu kenyamanan siswa yang sedang belajar. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sekolah perlu pengadaan genset. Hasil yang diharapkan dengan adanya solusi isu Sekolah Ramah Anak ini antara lain terwujudnya sekolah yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik. 

Tim Isu Sekolah Ramah Anak:
Novi Eka Sulistiawati, S.Pd.
Nurul Fakhihatul Jannah Attamimi, S.Pd.
Agus Rubianto
Carissa Widya Rianti
Rafiffah Dahabiyah Ahmad

Share:

0 comments:

Post a Comment

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Study Visual Pembelajaran Tematik yang Menarik Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme Pengelolaan Kelas SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Display Kelas Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM