Meriahkah Haflah Nishfu Sannah dengan Kegiatan Business Day



Selain dimeriahkan oleh penampilan bakat dan minat siswa-siswi kelas 1-5, Haflah Nisfu Sanah tahun ini juga dimeriahkan oleh siswa-siswai kelas 6 dengan kegiatan Bussiness Day. Bussiness Day kali ini lebih menantang karena konsumennya tidak hanya dari kalangan siswa siswai SDI Surya Buana saja, melainkan dari orang tua siswa dan mahasiswa. Mengasyikkan karena pada hakekatnya mereka belajar, tetapi asyik karena pelaksanaannya di luar kelas. Mencerdaskan karena memberikan pengalaman nyata bagi siswa dengan mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di dalam kelas. Tujuan diadakan Business Day ini adalah untuk mencetak mental-mental wirausahawan muslim, melatih kemandirian, percaya diri, memupuk kerjasama, dan berani mencetuskan ide-ide cemerlang.
Satu minggu sebelum hari H, masing-masing wali kelas mengajak siswa-siswinya untuk bermusyawarah membuat perencaaan Bussiness Day. Ada banyak teknik yang digunakan wali kelas agar Bussiness Day dapat terselenggara dengan sukses dan lancar. Diantaranya ada yang memberikan form kepada kelompok yang berisikan daftar produk yang dijual siswa, strategi penjualan, pembagian tugas anggota, langkah kerja yang meliputi kegiatan awal (menata produk), kegiatan inti (proses jual beli), kegiatan akhir (setelah produk habis terjual).
Terdapat 4 stand dalam Business Day kali ini. Stand pertama diisi kelas 6-A, stand kedua diisi kelas 6-B, stand ketiga diisi kelas 6-C dan stand keempat diisi kelas 6-D. Jika kelas 1-5 mengenakan kostum mancanegara, maka kelas 6 memilih ciri khas bangsa Indonesia, yaitu batik. Agar lebih menarik, setiap stand menunjukkan iconnya masing-masing dengan mengenakan property yang berbeda. Kelas 6-A mengenakan  property caping yang melambangkan Indonesia adalah negara agraris. Selain untuk icon, fungsi caping tersebut adalah sebagai pelindung dari panas matahari karena stand bazar disetting di tempat terbuka tanpa terop di atasnya. Kemudian kelas 6-B yang merupakan kelas putri, memakai property yang menjadikan penampilan mereka tampak lebih cantik dan  anggun bagai putri, yaitu flower crown atau mahkota bunga, yang dulunya  lebih sering digunakan oleh wanita saat upacara pernikahan. Kemudian property kelas 6-C yang terdiri dari anak putri, juga tak ingin kalah yaitu bando pompom. Apa itu pompom? Pompom adalah benda lucu yang berbentuk bulat dan berbulu yang saat ini juga sedang hits. Beberapa siswa kelas 6-C ada yang tetap memilih asli bando pompom sesuai desain aslinya, ada juga yang memodifikasi pompom  dengan melekatkan pada topi. Stand terakhir adalah kelas 6-D dengan property dari kreasi kertas aneka warna yang bertuliskan nama kelompok beserta nama produk makanna/minuman yang mereka jual. Dengan dilengkapi property yang demikian, semakin menunjukkan bahwa mereka adalah siswa-siswi yang mempunyai kreativitas yang sangat tinggi.
Produk yang dijual adalah makanan dan minuman yang sehat, bergizi, dan tentunya kekinian. Masing-masing siswa membawa produk dari rumah maksimal 15 buah dengan harga dipatok maksimal Rp. 5.000,-. Stand Kelas 6-A menjual piscok, donat, cireng, susu, tahu tuna dan sebagainya. Stand kelas 6-B menjual es jelly, sostel, mango boat, beef burger, thai tea, susu real good, tempura, tahu crispy, donat, dsb. Stand kelas 6-C menjual jus mangga, mango pudding, nasi goreng, cilok mini goreng, martabak mie, lalapan, siomay kukus, capcin, ice fantastic, kentang goreng, sosis bakar, ocean breeze, juices, chocolato dippod fruits skewer, dan french fries. Sedangkan stand kelas 6-D menjual roti bakar, pizza, coklat/matoha, pudding, milk tea, milo ice dan masih banyak lainnya. Dari nama produk minuman dan makanan yang mereka jual cukup mendeskripsikan bahwa mereka up to date mengikuti trend dan berimajinasi tinggi agar nama produk yang mereka jual cepat menarik konsumen.
Bussiness Day tersebut dimulai pukul 06.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Alhamdulillah barang dagangan mereka mayoritas ludes terjual. Ada banyak faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya produk mereka terjual, diantaranya produk sudah memang menjadi favorit pembeli, siswa aktif menjanjikan promo, door prize, produk berkualitas dengan harga yang murah, siswa aktif jemput bola/berkeliling memasarkan produk menemui konsumen, produk yang dijual berupa minuman, siswa kreatif mendesain stand, diantaranya menyiapkan mini speaker blutooth, X-banner  yang indah, serta perencanaan yang matang.
Semoga Business Day mereka yang kali kedua ini semakin menambah wawasan dan pengalaman mereka dalam berwirausaha. Selamat berjumpa di cerita Business Day berikutnya!

Oleh: Kurniawati, S.Si., S.Pd.
Guru Kelas VI & Waka Kurikulum 
SD IslamSurya Buana Malang

You may like these posts:

No comments:

Post a Comment