Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.
  • Perdana, Majelis Penyejuk Hati oleh K.H. Zainal Arifin Al-Nganjuki

    Majelis Penyejuk Hati SD Islam Surya Buana perdana dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Februari 2020.

  • Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Berkunjung Ke Surya Buana dan Pemkot Batu

    Yayasan Bahana Cita Persada Malang Perguruan Surya Buana Malang, Jumat - Sabtu, 13-15 April 2018 menerima kunjungan dari Kolej Tunku Kurshiah Seremban Malaysia. 5 Cikgu beserta 29 murid disambut oleh Keluarga Besar Yayasan Bahana Cita Persada Malang tepatnya pada hari Jumat, 13 April 2018.

  • Hidup Sehat dimulai dari Makanan Sehat

    Salam sehat, SBLovers! Hari ini Rabu, 11 April 2018, SD Islam Surya Buana kedatangan tamu dari Dinas Kesehatan Kota Malang. Siswa-siswi kelas 4-5 SD Islam Surya Buana mendapat banyak ilmu tentang makanan sehat. Kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan yang dibuka oleh Pembina Yayasan Bahana Cita Persada, Ibunda Sri Istutik Mamiek ini juga bekerja sama dengan mahasiswa S2 Universitas Negeri Malang Jurusan Pendidikan Luar Sekolah.

  • Belajar Bijak Mengolah Sampah bersama Bank Sampah Kota Malan

    Jum'at, 6 April 2018, kembali siswa-siswi SD Islam Surya Buana menimba ilmu dari orang-orang yang berperan penting dalam menjaga lingkungan. Setelah beberapa hari yang lalu siswa-siswi belajar tentang ketertiban dari kepolisian, hari ini siswa-siswi kelas 4 dan 5 belajar tentang kebersihan lingkungan dan cara mengolah sampah agar bernilai guna dari Bank sampah Malang.

  • Belajar Tertib Lalu Lintas bersama Polresta Malang

    Pagi ini, Rabu 4 April 2018, siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Islam Surya Buana Malang belajar bersama dengan Polresta Malang tentang Etika Berlalu Lintas. Ipda M. Syaiku bersama Brigadir Polisi Nanang menyampaikan pentingnya bersikap santun dan saling menghargai dan menghormati antar sesama pengguna jalan atas dasar hak, kewajiban, dan kemanusiaan. Hal ini dilakukan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas.

  • Celengan Cinta Untuk Sahabat di HUT Kota Malang ke-104

    (SbNews) - Berbeda dengan hari-hari biasanya, hari ini, Senin 2 April 2018, siswa-siswi SD Islam Surya Buana Malang berkostum batik dan membawa jajanan tradisional. Ya, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Malang yang ke-104.

Friday, August 31, 2018

Teknologi Informasi Untuk Berliterasi



Perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat telah membawa perubahan besar pada masyarakat hampir dalam segala aspek kehidupan. Dengan Adanya perkembangan teknologi ini bisa berdampak positif maupun negatif. Banyak kebutuhan sehari-hari yang menjadi sangat mudah untuk dilakukan dengan adanya teknologi. Tetapi, di sisi lain juga ada dampak negatif yang harus diantisipasi agar tidak sampai terjadi.
Salah satu perkembangan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat terjadi pada aspek pendidikan. Mulai dari Penerimaan Siswa Baru yang berbasis online, hingga pelaksanaan Ujian Nasional yang berbasis komputer. Tak hanya itu, proses pembelajaran hampir di seluruh tingkatan sekolah, juga sudah mulai banyak yang berhubungan dengan teknologi informasi. Misalnya, memberikan tugas yang bersumber dari website, mengamati terjadinya fenomena alam dari video yang bersumber dari YouTube, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Kegiatan-kegiatan pembelajaran tersebut merupakan salah satu bentuk dari kegiatan literasi teknologi informasi.
Apabila dilihat secara sekilas, literasi hanya tampak berkaitan dengan kegiatan membaca dan menulis saja. Tetapi seiring berkembangnya zaman dan teknologi, literasi juga mencakup pengetahuan seseorang berkomunikasi di dalam masyarakat, sehingga tidak heran bila kemudian gerakan literasi mulai digalakkan. Seperti kebijakan yang ditetapkan oleh Kemendikbud tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang didalamnya ada Gerakan Literasi.
Literasi ini begitu penting di dalam kehidupan manusia apalagi manusia-manusia yang hidup di zaman yang diwarnai kecanggihan teknologi saat ini. Literasi ini sangat diperlukan dalam segala lini kehidupan manusia karena kemampuan literasi ini bisa menjadi kunci manusia untuk berproses menjadi manusia yang lebih berpengetahuan dan berperadaban.
Seiring berkembangnya teknologi, literasi tak hanya sebatas membaca buku saja. Tetapi literasi bisa dilakukan melalui kecanggihan teknologi informasi. Seperti yang diterapkan di SD Islam Surya Buana. SD Islam Surya Buana sudah memiliki beberapa kegiatan literasi yang sangat baik. Baik literasi melalui media cetak mau literasi melalui media teknologi informasi.
SD Islam Surya Buana mempunyai ekstrakurikuler jurnalistik yang mulai diterapkan tahun pelajaran ini. Dari ekstra tersebut, nantinya diharapkan akan lahir tunas-tunas jurnalis yang bisa mempublikasikan informasi-informasi. Minimal informasi yang terjadi di lingkup sekolah. Informasi-informasi tersebut bisa dipublish melalui media cetak maupun media sosial sekolah.
Media cetak yang dimiliki oleh SD Islam Surya Buana diantaranya, majalah tahunan yaitu surplus dan majalah hijau. Ada juga buletin mini yang terbit setiap semester. Selain itu, ada dua buah mading sekolah yang juga bisa dimanfaatkan. Sementara, media sosialnya ada instagram, website, twitter, facebook, dan youtube. Semua media tersebut sangat berpotensi untuk menjadi media perantara dalam mempublish informasi.
Tak hanya itu saja. SD Islam Surya Buana juga masih punya beberapa program literasi. Misalnya melalui buku Kisah Inspiratif Pagi, atau yang biasanya disebut KIP. Ada juga buku Saku Liburan. Di setiap kelasnya juga terdapat pojok baca yang berisi aneka macam buku anak.
Satu produk unggulan yang baru dilaunching dalam rangka Green School Festival ini adalah Barcode Media Sosial. Barcode ini dibuat dengan tujuan mempermudah orangtua atau tamu yang datang ke SD Islam Surya Buana untuk mengakses informasi sekolah.
Selain itu, ada juga grup Whatsapp yang selama ini dijadikan sebagai media komunikasi antara orangtua dengan sekolah.
Gerakan literasi sekarang ini menjadi gerakan yang terus disosialisasikan pada setiap lapisan masyarakat. Kegiatan literasi merupakan suatu bentuk hak dari setiap orang untuk belajar di sepanjang hidupnya, dimana harapannya adalah dengan kemampuan literasi yang meningkat, kualitas hidup masyarakat juga bisa meningkat juga. Multiple Effect yang dimilikinya juga dianggap bisa membantu pembangunan yang berkelanjutan seperti pemberantasan kemiskinan, pertumbuhan penduduk, pengurangan angka kematian dan lain-lain.
Semoga dengan adanya inovasi dan produk baru dari Tim Isu Literasi Teknologi Informasi SD Islam Surya Buana bisa menjadikan banyak manfaat untuk generasi penerus bangsa.

Ditulis oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I. / Wali Kelas 6D 

Share:

Gebyar Milad Ke-22 Yayasan Bahana Cita Persada Malang



Hari ini, Jumat 17 Agustus 2018, seluruh rakyat Indonesia tengah berbahagia merayakan hari kelahiran negeri tercinta. Begitu pula keluarga besar SD Islam Surya Buana. Berbagai macam kegiatan dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang masih bisa dinikmati sampai hari ini. Salah satu kegiatan tersebut adalah Upacara Kemerdekaan. Seluruh siswa kelas 4-6, guru, dan karyawan SD Islam Surya Buana ikut dalam Upacara Kemerdekaan yang dibagi menjadi tiga tempat, yaitu di Lapangan Merjosari, Lapangan Manunggal Dinoyo, dan Kampus IV Surya Buana.
Tak hanya itu, usai pelaksanaan upacara, para guru bersiap untuk penilaian Lomba Media Pembelajaran yang diselenggarakan oleh Yayasan Bahana Cita Persada Malang dalam rangka Gebyar Milad Surya Buana ke-22 dan peringatan HUT RI ke-73.
Para guru berlomba menampilkan hasil terbaik mereka. Beragam media pembelajaran ditampilkan. Mulai dari yang berbahan sederhana hingga yang berbasis digital teknologi.
Kegiatan lomba ini sebagai salah satu perwujudan visi sekolah untuk mendukung misi sekolah. Dengan kegiatan yang demikian, akan memacu kreativitas guru dan tentunya akan memudahkan siswa dalam belajar. Sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan bisa meningkatkan hasil belajar.
Lima finalis terpilih dari lomba ini akan melaksanakan presentasi pada hari Sabtu, 18 Agustus 2018 untuk menentukan juara. Pengumuman juara akan diumumkan pada acara puncak Gebyar Milad Yayasan Bahana Cita Persada Malang pada hari Minggu, 26 Agustus 2018.
Yayasan Bahana Cita Persada Malang (YBCPM) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Gebyar Milad ke-22 pada hari Sabtu, 18 Agustus 2018. Rangkaian kegiatan tersebut diantaranya khitan massal, Lomba MTQ Karyawan, dan Presentasi 5 besar finalis Inovasi Pembelajaran dari masing-masing lembaga.
Rangkaian kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Pembina YBCPM, Dra. Hj. Sri Istuti Mamik, M.Ag kemudian dilanjutkan dengan penyampaian teknis pelaksanaan khitan massal, lomba MTQ Karyawan, dan Final Inovasi Pembelajaran.
Kegiatan khitan massal ini diikuti oleh 16 anak dan ditangani langsung oleh tim kesehatan YBCPM. Sementara, lomba MTQ yang diikuti oleh 23 Karyawan YBCPM pun terlaksana dengan hikmad. Rangkaian kegiatan terakhir pada hari itu adalah presentasi lima besar finalis Lomba Inovasi Pembelajaran. Sebanyak 13 finalis dari masing-masing lembaga (kecuali KBTK, red) mempresentasikan hasil karya Inovasi Pembelajaran di depan keempat dewan juri. Ada inovasi yang berbahan dasar daur ulang, hingga inovasi yang berbasis digital.
Keesokan harinya, Minggu 19 Agustus 2018, Bapak Ibu Guru SD Islam Surya Buana mengikuti Lomba Pengelolaan Kelas. Lomba ini merupakan serangkaian kegiatan dalam Gebyar Milad yang juga diikuti oleh seluruh lembaga di YBCPM. Di lembaga SDI, sebanyak 20 kelas telah dinilai oleh tim juri. Semua pemenang dalam lomba-lomba tersebut akan diumumkan pada puncak Gebyar Milad pada hari Minggu, 26 Agustus 2018.
Peringatan berikutnya, pada hari Senin pagi, 20 Agustus 2018, SD Islam Surya Buana diselimuti dengan hangatnya nuansa kemerdekaan. Semua warga sekolah sangat antusias memeriahkan acara yg sudah ditunggu-tunggu ini. Kali ini, selain merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yg ke-73, SD Islam Surya Buana juga merayakan Milad Yayasan Bahana Cita Persada Malang yang ke-22 .
Dibuka oleh Direktur Perguruan Surya Buana Malang, dr. Elvin Fajrul J., M.Kes., kegiatan pada hari itu berlangsung sangat meriah. Ada beberapa lomba yang sangat menyenangkan, mengasyikkan, dan mencerdaskan.
Diantaranya, lomba balap karung, tarik tambang, estafet kelereng, estafet karet, bakiak berantai dan makan kerupuk. Selain lomba olah fisik, terdapat juga lomba olah bahasa, seperti orasi kemerdekaan, baca puisi kemerdekaan, dan cerita kemerdekaan.
Kegiatan demi kegiatan diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh warga SD Islam Surya Buana.
Hingga dipenghujung acara, tibalah saatnya membagikan hadiah lomba sebagai reward atas perjuangan mereka meraih juara.
Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat Ananda untuk cinta tanah air dan semangat untuk meraih cita. Sehingga menjadi insan yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa, serta dapat mengharumkan nama Surya Buana di Persada Nusantara.

Ditulis Oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I. / Wali Kelas 6D

Share:

Jumat untuk Lombok



Hari Jumat pekan ini, kami keluarga besar SD Islam Surya Buana meluangkan waktu sejenak untuk ikut berduka atas terjadinya ratusan gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Beberapa kegiatan special edition dilakukan bersama siswa-siswi SD Islam Surya Buana. Diantaranya, kegiatan peduli sesama melalui Celengan Cinta untuk Sahabat, khutbah jumat, dan kegiatan keputrian yang juga bertema Peduli terhadap Sesama.
Luluh lantaknya Pulau Seribu Masjid ini menjadi pengingat untuk kita semua. Ratusan kali gempa yang terjadi, mungkin bukan sekadar fenomena alam belaka. Ada unsur ujian atau bahkan azab karena Allah murka.
Ratusan nyawa telah terenggut. Sebagian lagi banyak yang luka. Hingga kerugian materi yang tak terhitung lagi. Belum lagi trauma dan rasa was-was begitu mendalam yang dirasakan oleh saudara kita disana.
Alhamdulillah, total amal peduli saudara di Lombok yang telah berhasil terkumpul hari ini sebanyak Rp 11.320.300,- . Sebagian telah disalurkan kepada salah satu pondok pesantren di Lombok, dan sebagian lagi disalurkan melalui Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Malang.
Terimakasih atas kerjasama Ayah Bunda, Ananda, dan keluarga besar SD Islam Surya Buana untuk ikut serta dalam kegiatan ini.
Semoga sedekah terbaik yang telah diberikan hari ini menjadi amal jariyah. Menjadi salah satu pengobat kesedihan mereka yang sedang berduka.
Teruntuk saudara kami tersayang di Lombok, semoga musibah ini bisa menjadi ladang penghapus dosa. Menjadi penguat iman dan taqwa kita.
Di hari Jumat yang mulia, mari kita berdoa untuk Lombok dan Indonesia.

Dari Abu Hurairah  dia berkata: Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” - HSR Muslim (no. 2699).

Ditulis Oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I. / Wali Kelas 6D
SD Islam Surya Buana

Share:

Sunday, August 5, 2018

First Time : Perguruan Surya Buana Ikuti Event FRSIS 2018


Mengawali tahun pelajaran baru 2018/2019, tim Perguruan Surya Buana mengikuti event internasional bertajuk Fully Residential Schools International Symposium (FRSIS) 2018. Diselenggarakan tepat ketujuh kalinya, event ini berlokasi di Kolej Tunku Kurshiah (KTK), Bandar Enstek, Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. FRSIS tahun ini diikuti oleh 79 sekolah lokal dan 4 negara. Empat negara tersebut diantaranya, Indonesia, Singapura, Filipina, dan Korea. Dari Indonesia sendiri, ada lima tim dari Perguruan Surya Buana Malang dan satu tim dari SMAN 14 Bandung. Lima tim dari Perguruan Surya Buana Malang terdiri atas tiga siswa SMA Surya Buana, 14 siswa-siswi MTs Surya Buana, serta tujuh guru pendamping.
Tiba di KLIA, Senin, 23 Juli 2018, rombongan Perguruan Surya Buana pun bertolak menuju KTK dengan menggunakan Bas Sekolah. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit, kami tiba di sekolah berasrama penuh milik kerajaan Malaysia ini. Usai melakukan registrasi dan menyerahkan file presentasi ke panitia, masing-masing tim dari Perguruan Surya Buana dikenalkan dengan Liaison Officers (LO). LO ini adalah symposium guide yang akan menemani kami selama kegiatan ini berlangsung. Mereka adalah para pelajar KTK.
Selepas dinner, rentetan kegiatan simposium ini sudah mulai berjalan. Para pelajar diharuskan mengikuti housekeeping, ice breaking, dan Energizer Slot With Caprice di salah satu hall terbesar KTK. Para FRSIS Participants disuguhi dengan beberapa tampilan dari siswi KTK berupa tari-tarian indah dan musik merdu yang sangat menghibur. Pada kegiatan inilah, para tim Perguruan Surya Buana Malang berkenalan dengan tim dari Indonesia juga, tepatnya dari SMAN 14 Bandung dan juga perwakilan dari Sekolah Indonesia Singapura. Para FRSIS Participants juga sangat antusias mengikuti Energizer Slot With Caprice dari Aziz Ramli A.K.A., mantan Rapper Malaysia yang sekarang telah menginspirasi banyak orang. Sementara para guru pendamping mengikuti briefing parallel session untuk agenda esok hari.
Berlanjut di hari Selasa, 24 Juli 2018, Opening Ceremony dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Malaysia, YB Maszlee Bin Malik. Berlangsung sangat khidmat, ketua panitia FRSIS 2017 turut memaparkan kegiatan FRSIS tahun lalu. Beberapa tarian tradisional Malaysia juga disuguhkan untuk menghibur FRSIS Participants.
Usai Opening Ceremony, agenda dilanjutkan dengan Keynote Address dari Ashley Hall tentang Google for Education Representative sampai jam makan siang tiba. Setelah istirahat sejenak, para FRSIS Participants berlatih untuk menyiapkan Cultural Night. Pada sesi ini, FRSIS Participants diwajibkan untuk menampilkan special performance tentang budaya dari negara mereka. Tim dari Perguruan Surya Buana Malang sepakat menampilkan lagu Lir-Ilir dan seni beregu IPSI.
        Malam harinya, FRSIS Participants bersiap untuk Preparation For Parallel Sessions. Bertempat di ruang-ruang kelas, FRSIS Participants berlatih untuk mempresentasikan hasil Karya Tulis Ilmiah yang telah mereka siapkan bersama dengan guru pendamping. Adapun tema besar FRSIS tahun ini adalah Digital Revolution. Dengan beberapa subtema, diantaranya, Digital Citizenship Facilitates Cultural Exchange, Digital Economy Spurs National Economic Growth, Digital Literacy Empowers Nation Building, Human Rights Advocacy Through Digital Literacy, dan Digital Citizenship Creates Global Leaders.
Memasuki hari ketiga, kegiatan pada simposium ini adalah parallel session. Dengan dibagi menjadi tiga sesi, para FRSIS Participants memaparkan hasil Karya Tulis Ilmiah mereka didepan para juri. Mereka juga diharuskan menjawab dua pertanyaan dari juri atau audience yang ada dalam ruang tersebut.
Usai kegiatan tersebut, para FRSIS Participants bersiap untuk menampilkan salah satu budaya negara masing-masing. Dengan menampilkan lagu Lir-Ilir dan Seni Beregu IPSI, kelima tim dari Perguruan Surya Buana Malang mendapatkan penghargaan Profesional Performance.
Di hari keempat, para FRSIS Participants bersiap melaksanakan Digital Journey. Ada lima destinasi yang mereka kunjungi. Diantaranya, Malaysian Global Innovation and Creativity  Centre (MaGIC), University Malaysia Of Computer Science and Enginering (UNIMY), CyberSecurity Malaysia, Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC), dan Limkokwing University of Creative Technology. Semua destinasi tersebut sangat erat kaitannya dengan dunia digital teknologi. Misalnya, MaGIC yang berupa Mini Version of Google, MDEC yang merupakan lembaga milik pemerintah yang bertanggung jawab atas pengelolaan Multimedia Super Corridor (MSC Malaysia) sebagai industri teknologi dan zona perdagangan, CyberSecurity Malaysia yang berkomitmen untuk menyediakan berbagai layanan, program, dan inisiatif yang didukung inovasi cybersecurity untuk membantu mengurangi kerentanan sistem digital, dan pada saat yang sama memperkuat kemandirian Malaysia di dunia maya.
Sepulang dari Digital Journey, para FRSIS Participants bersiap untuk melaksanakan Sharing Session dengan para siswa lain yang berbeda destinasi. Dengan begitu, mereka akan saling bertukar informasi yang belum mereka dapatkan.
Puncak simposium tahunan ini ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para peserta. Lima tim yang dikirim oleh Perguruan Surya Buana Malang berhasil mendapatkan Bronze Award. Banyak sekali pembelajaran yang didapatkan selama mengikuti simposium ini. Diantaranya leadership, public speaking, komunikasi, menghargai budaya negara lain, problem solving, berfikir kritis, dan masih banyak lagi.
Dengan mengusung tema besar Digital Revolution, para FRSIS Participants diajarkan bagaimana cara menghadapi dan memanfaatkan dunia teknologi digital. Menggunakan teknologi digital dengan lebih bertanggung jawab, memanfaatkan teknologi digital untuk pertukaran budaya, menunjang pertumbuhan ekonomi nasional, mendukung pembangunan nasional, sampai menjadi pemimpin global. Mari kita menjadi generasi milenial yang melek teknologi tanpa meninggalkan kemampuan bersosialisasi. Salam inspirasi.

Video sederhana bisa dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=IVjHPn-pw2o&t=15s 


Ditulis oleh :
Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I. / Guru Kelas VI-D
Ririn Nafi’atin, S.Pd.I. / Guru Kelas IV-A
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

Mading : Media Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kreativitas Siswa Kelas VI



Istilah Mading mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Mading merupakan salah satu media komunikasi massa tulis yang penyajiannya biasanya dipajang pada media dinding atau sejenisnya. Media adalah sarana untuk menghubungkan antara pemberi informasi dengan konsumen informasi. Melalui media ini, pembaca akan tahu tentang apa-apa yang terjadi di luar dirinya. Jenis media ini bermacam-macam. Ada media elektronik, media cetak, media online, dan lainnya. Mading hanya salah satu bentuk media tersebut. Berdasarkan bentuknya, mading bisa masuk kategori media cetak.
Manfaat pembelajaran media mading diantaranya yaitu :
1.    Sebagai media komunikasi dan penyampai informasi
2.    Ajang atau wadah pengembangan kreativitas siswa
3.    Sarana untuk menjalin persaudaraan dan kekeluargaan
4.    Alat berlatih jurnalistik secara sederhana
5.    Media hiburan yang mudah, murah, dan sederhana
Jum’at, 3 Agustus 2018, siswa kelas VI sedang mengerjakan tugas mading untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) materi pokok ASEAN. Biasanya siswa merasa kesulitan dengan mata pelajaran IPS karena cakupan materi yang cukup luas. Oleh karena itu, dengan pembelajaran mading ini diharapkan siswa lebih enjoy dalam pembelajaran.
Dalam pembelajaran ini, siswa dibagi menjadi 5 kelompok. Kemudian guru membagikan materi yang akan dikerjakan yaitu tentang kondisi geografis, ekonomi, dan ciri khas masing-masing negara ASEAN. Kemudian masing-masing kelompok mempersiapkan alat dan bahan untuk pengerjaan mading. Seluruh kelompok terlihat antusias dalam mengerjakan mading. Ada yang menggunting, mencari informasi, dan menulis informasi pada bahan kertas yang sudah disediakan. Semuanya saling bekerjasama untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Setelah selesai diskusi dan kerja kelompok, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Sedangkan kelompok yang lain menanggapi. Kelompok yang presentasinya terbaik akan mendapatkan reward.   
Pembelajaran dengan media mading merupakan salah satu cara untuk menyampaikan informasi dengan lebih menarik. Dengan demikian, diharapkan siswa tidak mengalami kebosanan dalam belajar. Apalagi dalam pembelajaran fullday school, jika waktu pembelajaran sudah memasuki pukul 13.00 WIB ke atas, biasanya siswa sudah mulai lelah dan mengantuk. Salah satu tips agar siswa tidak bosan adalah dengan mengisi pembelajaran melalui media atau games yang menarik.

Ditulis oleh : Novi Eka Sulistiawati, S.Pd / Guru Kelas VI-B
SD Islam Surya Buana

Share:

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Study Visual Pembelajaran Tematik yang Menarik Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme Pengelolaan Kelas SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Display Kelas Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM