Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.
  • Kolej Tunku Kurshiah Malaysia : Serunya Berkunjung ke Kompleks Sekolah Surya Buana

    Ada yang berbeda dengan Surya Buana di hari Minggu, 15 April 2018 ini. Sekolah yang biasanya sepi, hari ini mendadak rame.

  • Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Berkunjung Ke Surya Buana dan Pemkot Batu

    Yayasan Bahana Cita Persada Malang Perguruan Surya Buana Malang, Jumat - Sabtu, 13-15 April 2018 menerima kunjungan dari Kolej Tunku Kurshiah Seremban Malaysia. 5 Cikgu beserta 29 murid disambut oleh Keluarga Besar Yayasan Bahana Cita Persada Malang tepatnya pada hari Jumat, 13 April 2018.

  • Hidup Sehat dimulai dari Makanan Sehat

    Salam sehat, SBLovers! Hari ini Rabu, 11 April 2018, SD Islam Surya Buana kedatangan tamu dari Dinas Kesehatan Kota Malang. Siswa-siswi kelas 4-5 SD Islam Surya Buana mendapat banyak ilmu tentang makanan sehat. Kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan yang dibuka oleh Pembina Yayasan Bahana Cita Persada, Ibunda Sri Istutik Mamiek ini juga bekerja sama dengan mahasiswa S2 Universitas Negeri Malang Jurusan Pendidikan Luar Sekolah.

  • Belajar Bijak Mengolah Sampah bersama Bank Sampah Kota Malan

    Jum'at, 6 April 2018, kembali siswa-siswi SD Islam Surya Buana menimba ilmu dari orang-orang yang berperan penting dalam menjaga lingkungan. Setelah beberapa hari yang lalu siswa-siswi belajar tentang ketertiban dari kepolisian, hari ini siswa-siswi kelas 4 dan 5 belajar tentang kebersihan lingkungan dan cara mengolah sampah agar bernilai guna dari Bank sampah Malang.

  • Belajar Tertib Lalu Lintas bersama Polresta Malang

    Pagi ini, Rabu 4 April 2018, siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Islam Surya Buana Malang belajar bersama dengan Polresta Malang tentang Etika Berlalu Lintas. Ipda M. Syaiku bersama Brigadir Polisi Nanang menyampaikan pentingnya bersikap santun dan saling menghargai dan menghormati antar sesama pengguna jalan atas dasar hak, kewajiban, dan kemanusiaan. Hal ini dilakukan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas.

  • Celengan Cinta Untuk Sahabat di HUT Kota Malang ke-104

    (SbNews) - Berbeda dengan hari-hari biasanya, hari ini, Senin 2 April 2018, siswa-siswi SD Islam Surya Buana Malang berkostum batik dan membawa jajanan tradisional. Ya, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Malang yang ke-104.

Friday, April 27, 2018

Belajar Banyak Hal di Industri Keramik Dinoyo



Dengan Tema Daerah Tempat Tinggalku dan Kayanya Negeriku, siswa-siswi SD Islam Surya Buana kelas 4 melaksanakan Study Visual ke Industri Keramik Dinoyo. Study Visual ini bertujuan untuk mengenalkan Daerah Tempat Tinggal mereka yang mempunyai ciri khas tertentu. Salah satunya adalah sentra produksi keramik yang tempatnya tak jauh dari lokasi sekolah. Disana, mereka bisa belajar macam kegiatan ekonomi yang terdiri atas Produksi, Distribusi, dan Konsumsi.
Produksi di sentra Industri ini dimulai dari kegiatan pencetakan, pewarnaan, pengglasiran, pembakaran, hingga siap untuk didistribusikan kepada konsumen. Siswa-siswi juga belajar tentang mata pencaharian masyarakat sekitar berkaitan dengan kegiatan ekonomi. Tentunya, kegiatan ini sangat mendukung muatan Ilmu Pengetahuan Sosial yang ada di Tema 8 yaitu tentang kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar.
Tak hanya itu saja, mereka juga banyak belajar tentang muatan Pendidikan Kewarganegaraan. Yaitu tentang keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari. Siswa-siswi diharuskan menulis keanekaragaman yang mereka temui selama melakukan Study Visual disana. Ada yang menuliskan keberagaman jenis kelamin pekerja industri, hingga keberagaman bentuk keramik.
Bentuk keramik yang beraneka ragam, juga menjadi pembelajaran bagi 90 siswa-siswi kelas 4 SD Islam Surya Buana. Yaitu berkaitan dengan muatan Seni Budaya dan Prakarya tentang gambar dan bentuk tiga dimensi, Benda Kubistis, Benda Silindris, dan Benda Bebas.
Setelah melihat proses produksi secara langsung, siswa-siswi berkesempatan untuk menuangkan kreasi mereka pada keramik yang sudah jadi. Mereka menyapukan kuas sesuka hati mereka. Dan setelah jadi, mereka berhak untuk membawa pulang hasil karya mereka.
Terakhir, siswa-siswi melakukan wawancara sederhana kepada masyarakat setempat tentang keunikan yang ada di Kota Malang. Mulai dari tempat wisata, monumen, bahasa sehari-hari, hingga adat istiadat.
Alhamdulillah, kami sangat bersyukur sekali karena lokasi sekolah kami sangat dekat dengan sumber belajar yang luar biasa. Semoga Study Visual kali ini menjadi pembelajaran yang bermakna bagi siswa-siswi, menjadikan pengalaman yang berkesan, sehingga akan tetap tersimpan sebagai long term memory.

Ditulis oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I. / Guru Kelas IV-C 

Foto Oleh : Moch.  Ilyas Rochim, S.Pd.Gr. / Guru Olahraga Kelas Bawah
SD Islam Surya Buana Malang


Share:

Tuesday, April 17, 2018

Kolej Tunku Kurshiah Malaysia : Serunya Berkunjung ke Kompleks Sekolah Surya Buana


Ada yang berbeda dengan Surya Buana di hari Minggu, 15  April 2018 ini. Sekolah yang biasanya sepi, hari ini mendadak rame. Wah, ternyata hari ini Surya Buana menerima kunjungan study dari Kolej Tunku Kurshiah Malaysia. Rombongan dari Negeri Jiran ini, mengunjungi kompleks sekolah Surya Buana. Mulai dari KBTK, SD Islam, MTs, dan SMA.
Diawali dengan kunjungan di MTs Surya Buana, para pelajar tingkat Sekolah Atas ini melanjutkan kunjungan ke SD Islam Surya Buana. Ada beberapa hal yang membuat mereka tertarik, yang tentunya belum pernah mereka temui sebelumnya. Seperti pemberian stiker reward, Kisah Inspiratif Pagi, adanya dua guru untuk kelas bawah, Celengan Cinta untuk Sahabat, hingga berderetnya piala-piala yang pernah diraih oleh siswa-siswi SD Islam Surya Buana.
Tak cukup sampai disitu, mereka melanjutkan kunjungan ke KBTK Surya Buana. Disana, mereka dibuat takjub dengan desain tata ruang KBTK, berikut dengan kolam renang yang berada di lantai 3. Sepulang dari KBTK, mereka mendapatkan souvernir menarik karya Guru dan Paguyuban walimurid.

Perjalanan kunjungan dilanjutkan menuju SMA Surya Buana. Disana, rombongan dari Negeri Sembilan ini disuguhi dengan aneka Karya Ilmiah Remaja yang berhasil menjadi juara diberbagai kancah lokal hingga internasional. Bunyi-bunyian karawitan yang dibina oleh Bapak Sukri pun turut serta menyambut kedatangan para cikgu dan juga pelajar Kolej Tunku Kurshiah.
Upacara penutupan hari ini diakhiri dengan sambutan oleh Pengembang Perguruan Surya Buana, Dr. Subanji, M.Si serta Koordinator Program Kolej Tunku Kurshiah,  Norizan Binti Mohd Darawi. Para pelajar pun mendapatkan buah tangan dari hasil karya siswa-siswi SMA Surya Buana. Satu perwakilan pelajar asal Negeri Jiran ini menyampaikan kesan sangat seru dan senang selama tiga hari bergabung dengan keluarga besar Yayasan Bahana Cita Persada Malang.

Harapan dengan adanya kunjungan ini, semoga shillaturrahmi ini akan terus berlanjut, saling memberikan manfaat untuk kemajuan Lembaga Pendidikan di Surya Buana juga di Kolej Tunku Kurshiah. Keep the Surya Buana and Kurshiah flag flying high


Ditulis oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I.
Guru Kelas IV-C 
SD Islam Surya Buana Malang

Foto Oleh : Muhammad Ilyas Rochim, S.Pd.Gr.
Guru Olahraga Kelas Bawah
SD Islam Surya Buana Malang
Share:

Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Berkunjung Ke Surya Buana dan Pemkot Batu


Yayasan Bahana Cita Persada Malang Perguruan Surya Buana Malang, Jumat - Sabtu, 13-15 April 2018 menerima kunjungan dari Kolej Tunku Kurshiah Seremban Malaysia. 5 Cikgu beserta 29 murid disambut oleh Keluarga Besar Yayasan Bahana Cita Persada Malang tepatnya pada hari Jumat, 13 April 2018.
Berlanjut di hari Sabtu, 14 April 2018, rombongan kunjungan beserta perwakilan pengurus Yayasan Bahana Cita Persada Malang bertolak menuju Balai Kota Among Tani Batu. Tepatnya di gedung Graha Pancasila, rombongan kunjungan disambut oleh Wali Kota Batu, Ibu @dewanti_rumpoko. 
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka Pembukaan Exchange Experience Antar Negara serta sebagai sarana tukar pendapat tentang pendidikan. Karena salah satu hal penting untuk memajukan Kota Batu adalah melalui pendidikan.
Dalam sambutannya, Ibu Dewanti menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batu siap membackup apabila ada putra/putri Batu yang berkualitas, tetapi kurang dalam hal finansial. Dengan begitu, akan tumbuh generasi Kota Batu yang bisa menjadi pemimpin tak hanya regional, tetapi juga sampai Nasional.
Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Asosiasi Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia (APPPI) selaku mitra Perguruan Surya Buana. Dr. Subanji, M.Si, perwakilan APPI dan juga pengemban
g Perguruan Surya Buana menginginkan agar kerjasama dengan beberapa SMA di Kota Batu yang sudah terjalin akan semakin baik, serta akan berlanjut di tingkat SD dan SMP. Nantinya, juga sangat diharapkan kerjasama antara APPPI dengan Kolej Tunku Kurshiah Malaysia semakin berkembang.
Norizan Binti Mohd Darawi, selaku Koordinator Program Kolej Tunku Kurshiah, menyampaikan tujuan kedatangannya ke Malang ingin berkunjung dan melihat langsung Perguruan Surya Buana seperti apa. Mereka kagum dengan Surya Buana yang sering menang dalam lomba Karya Ilmiah Remaja Tingkat Internasional.
Dalam kunjungan tersebut, berkesempatan pula para siswa Surya Buana dan Kolej Tunku Kurshiah untuk memaparkan presentasi singkat tentang Karya Ilmiah Remaja yang pernah memperoleh Gold Medal.
Tak hanya itu saja, para rombongan dari Kolej Tunku Kurshiah mendapatkan fasilitas Wisata Edukasi ke Jawa Timur Park 2 dari Pemerintah Kota Batu.
Semoga dengan terlaksananya kunjungan ini memberikan semangat baru untuk terus berproses menjadi lebih baik. Saling bertukar gagasan untuk membangun generasi masa depan melalui pendidikan.

Ditulis oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I.
Guru Kelas IV-C 
SD Islam Surya Buana Malang

Foto Oleh : Muhammad Ilyas Rochim, S.Pd.Gr.
Guru Olahraga Kelas Bawah
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

Monday, April 16, 2018

Hidup Sehat dimulai dari Makanan Sehat


Salam sehat, SBLovers! Hari ini Rabu, 11 April 2018, SD Islam Surya Buana kedatangan tamu dari Dinas Kesehatan Kota Malang. Siswa-siswi kelas 4-5 SD Islam Surya Buana mendapat banyak ilmu tentang makanan sehat. Kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan yang dibuka oleh Pembina Yayasan Bahana Cita Persada, Ibunda Sri Istutik Mamiek ini juga bekerja sama dengan mahasiswa S2 Universitas Negeri Malang Jurusan Pendidikan Luar Sekolah.
Menurut Ibu Khusnul, pemateri dari Dinas Kesehatan Kota Malang, kita harus bisa memilih makanan sehat untuk tubuh kita. Karena di dalam makanan yang di jual di luar, banyak terdapat zat-zat berbahaya seperti, borak dan formalin yang biasanya terdapat di bakso, pewarna tekstil biasanya terdapat di jajanan yang berwarna mencolok.
Menurut beliau, zat-zat berbahaya itu bisa memicu penyakit. Supaya kita tetap sehat, kita harus memilih makanan yang sehat. Bagaimana caranya? Terutama untuk memilih makanan kemasan. Nah, kita harus memperhatikan ciri-cirinya. Ada 5 kunci yang bisa digunakan untuk menentukan apakah makanan itu sehat atau tidak.
Pertama, kita harus mengenali makanan yang aman.
Kedua, membeli makanan yang aman.
Ketiga, membaca label/petunjuk label dengan seksama. Label ini termasuk nama pangan, berat/isi bersih, nama & alamat yg memproduksi, daftar bahan pangan yang digunakan, nomor pendaftaran, keterangan kadaluarsa, dan kode produksi.
Keempat, menjaga kebersihan. Dan yang kelima adalah mencatat hal-hal yang ditemukan.
Nah, satu lagi yang tidak kalah pentingnya sebagai umat muslim, kita harus memastikan bahwa ada label Halal yang telah divalidasi oleh MUI. Jika ciri-ciri itu tidak ditemukan pada makanan kemasan, kita harus berhati-hati. Siswa-siswi SD Islam Surya Buana juga berkesempatan untuk nonton bareng dua video pendek yang berisi edukasi tentang pentingnya memilih makanan yang aman untuk kesehatan tubuh kita. Yuk, mulai sekarang semakin waspada dengan makanan kemasan. Pilih yang aman, agar tubuh kita tetap sehat.
Salam Sehat, SBLovers!
Ditulis oleh : Herny Sylvia Yunita, S.Pd. / Guru Kelas V-A 
Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I. / Guru Kelas IV-C 

SD Islam Surya Buana Malang

Foto Oleh : Muhammad Ilyas Rochim, S.Pd.Gr.
Guru Olahraga Kelas Bawah
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

Belajar Bijak Mengolah Sampah bersama Bank Sampah Kota Malang


Jum'at,  6 April 2018, kembali siswa-siswi SD Islam Surya Buana menimba ilmu dari orang-orang yang berperan penting dalam menjaga lingkungan. Setelah beberapa hari yang lalu siswa-siswi belajar tentang ketertiban dari kepolisian, hari ini siswa-siswi kelas 4 dan 5 belajar tentang kebersihan lingkungan dan cara mengolah sampah agar bernilai guna dari Bank sampah Malang.
Bank Sampah Malang (BSM) merupakan bank sampah induk yang ada di kota Malang berbadan hukum koperasi, yang pendiriannya difasilitasi oleh pemerintah kota Malang. Bank sampah diresmikan pada tanggal 16 agustus 2011. BSM ini berdiri dengan tujuan untuk mengolah sampah rumah tangga yang dianggap mengganggu lingkungan menjadi barang-barang yang bernilai ekonomis.
Siswa-siswi terlihat sangat antusias ketika dipaparkan bahwa sampah-sampah yang biasa dipandang sebelah mata oleh mereka,  ternyata disana sampah bisa menjadi barang-barang yang sangat berguna.
Pembagian sampah di BSM dipilah menjadi kurang lebih 70 jenis sampah. Itu hanya sampah yg anorganik.  Untuk sampah organik, bank sampah akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat bagaimana mengolahnya menjadi pupuk kompos. Selanjutnya sampah-sampah anorganik yang sudah dipilah tersebut akan diolah sesuai dengan permintaan pasar. Ada yg diolah menjadi tas, bros, kotak tisu, hiasan dinding, dan lain sebagainya.
Dengan adanya sosialisasi dari bank sampah ini, siswa-siswi diajak untuk mengolah sampah dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sehingga sampah rumah tangga terkurangi.
Di bank sampah ini, nasabah diajak untuk menabung dengan cara menyetorkan sampah rumah tangga yang sudah dipilah sesuai dengan kriterianya. Dari sampah-sampah tersebut akan dikonversikan ke rupiah, kemudian dimasukkan ke rekening nasabah bank sampah.
Uang yang sudah terkumpul dapat diambil secara tunai ataupun digunakan untuk membayar tagihan listrik.  Karena bank sampah sendiri bekerjasama dengan PLN Kota Malang.
Waaah. Ternyata sampah tidak hanya menyebabkan kotor dan bencana pada lingkungan, ya. Jika kita pandai mengolahnya, maka sampah-sampah tersebut akan sangat berguna untuk kebutuhan kita. 
Semoga dengan dikenalkannya bank sampah ini, siswa-siswi bisa menjadi generasi yang cinta lingkungan dan bijak dalam mengolah sampah.

Ditulis Oleh : Ririn Nafi'atin, S.Pd.I.
Guru Kelas IV-A
SD Islam Surya Buana Malang

Foto oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I.

Guru Kelas IV-C 
SD Islam Surya Buana Malang


Share:

Belajar Tertib Lalu Lintas bersama Polresta Malang


Pagi ini, Rabu 4 April 2018, siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Islam Surya Buana Malang belajar bersama dengan Polresta Malang tentang Etika Berlalu Lintas. Ipda M. Syaiku bersama Brigadir Polisi Nanang menyampaikan pentingnya bersikap santun dan saling menghargai dan menghormati antar sesama pengguna jalan atas dasar hak, kewajiban, dan kemanusiaan. Hal ini dilakukan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas.
Siswa-siswi banyak menerima pengetahuan baru dari sosialisasi hari ini. Diantaranya, hal-hal yang harus diperhatikan ketika melalui perempatan, ketika berhenti di traffic light, dan siapa saja pengguna jalan yang mendapatkan hak utama, misalnya mobil pemadam kebakaran, ambulans, mobil laka lantas, pimpinan lembaga negara, serta iring-iringan pengantar jenazah. 
Tak hanya itu, siswa-siswi juga mengenal apa saja yang termasuk budaya tidak tertib dalam berkendara. Misalnya menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang, tidak memakai helm, melanggar marka jalan, tidak membawa kelengkapan surat berkendara, dan masih banyak lagi.
Para siswa-siswi juga dikenalkan apa saja yang menjadi faktor penyebab kecelakaan, diantaranya manusia, kendaraan, jalan, dan alam. Faktor penyebab kecelakaan paling tinggi disebabkan oleh manusia.
Tim Polresta Malang juga menyampaikan beberapa tips berkendara yang benar. Mulai dari mengecek kendaraan sebelum berangkat, kelengkapan surat berkendara, memakai perlengkapan berkendara, barang bawaan bagi sepeda motor, berpakaian aman dan nyaman, berdoa, dan menghindari penggunaan narkoba.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswi SD Islam Surya Buana menjadi pelopor keselamatan berlalulintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan. Yuk, menuju Indonesia tertib. Bersatu, Keselamatan No. 1.



Ditulis oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I.
Guru Kelas IV-C 
SD Islam Surya Buana Malang

Foto Oleh : Muhammad Ilyas Rochim, S.Pd.Gr.
Guru Olahraga Kelas Bawah
SD Islam Surya Buana Malang
Share:

Monday, April 2, 2018

Celengan Cinta Untuk Sahabat di HUT Kota Malang ke-104


(SbNews) - Berbeda dengan hari-hari biasanya, hari ini, Senin 2 April 2018, siswa-siswi SD Islam Surya Buana Malang berkostum batik dan membawa jajanan tradisional. Ya, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Malang yang ke-104.
            Pada hari ini pula, siswa-siswi dikenalkan dengan Lagu Indonesia Raya tiga Stanza yang akan mulai dinyanyikan sebelum pembelajaran harian berlangsung.

Tak hanya itu, bertepatan dengan Harlah Bumi Arema, SD Islam Surya Buana juga bekerjasama dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Malang untuk launching program baru yang dinamakan Celengan Cinta Untuk Sahabat. Program ini sebagai salah satu wujud untuk mendukung Penguatan Pendidikan Karakter yaitu Peduli terhadap sesama. Ke depannya, siswa-siswi beserta Bapak Ibu Guru dan Karyawan SD Islam Surya Buana akan dibiasakan untuk sedekah dengan memasukkan uang ke dalam celengan. Setelah terkumpul, donasi ini akan diberikan kepada teman-teman di luar yang sedang membutuhkan bantuan. Dengan adanya kegiatan ini, semoga menjadi salah satu cara untuk mengetuk pintu surga dan menjadi amal jariyah untuk siswa-siswi, orangtua, guru, dan karyawan SD Islam Surya Buana.
Finally, Selamat Ulang Tahun kota kami tercinta. Celengan Cinta untuk Sahabat ini adalah salah satu wujud cinta kita untuk kota Malang. Terimakasih YDSF Malang, semoga semakin bermanfaat untuk umat. Kota Malang, semakin Cerdas, Ceria, dan Cemerlang dengan Pendidikan.
Ditulis Oleh :
Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I.
Guru Kelas IV-C
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

Nasionalisme sebagai Wujud Penguatan Pendidikan Karakter di SD Islam Surya Buana Malang



(SBNews) - Hari ini, Senin 26 Maret 2018, siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Islam Surya Buana mengikuti Sosialisasi Nasionalisme sebagai Wujud Penguatan Pendidikan Karakter dengan narasumber Serma Edi Susanto yang menjabat sebagai Babinsa Dinoyo Koramil 0833/05 Lowokwaru. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara dan upaya menanamkan dan meningkatkan rasa cinta tanah air demi menjaga keutuhan bangsa. 
Sosialisasi ini mengajak siswa-siswi untuk mengobarkan semangat patriotisme dalam menghargai perjuangan para pahlawan. Tak hanya itu, siswa-siswi juga dikenalkan bagaimana cara mewujudkan nasionalisme dari hal-hal yang sederhana. Misalnya, belajar dengan sungguh-sungguh, tertib saat kegiatan upacara bendera, mempelajari sejarah bangsa, dan menghormati lambang negara. 
Yang tak kalah penting, Serma Edi menyampaikan betapa pentingnya hidup rukun berdampingan dalam keberagaman di lingkungan kita demi terwujudnya keutuhan NKRI.

Ditulis Oleh :
Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I.
Guru Kelas IV-C
SD Islam Surya Buana Malang


Share:

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Pembelajaran Tematik yang Menarik Study Visual Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Pengelolaan Kelas Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah Display Kelas KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kelas Cerdas Kelas Menyenangkan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Manajemen Kelas Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM