Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.

Monday, January 8, 2018

Kereeen! Siswi-Siswi Kelas 6-C SD Islam Surya Buana Mampu Taklukkan Drama Rengasdengklok Dalam Waktu 7 Hari!


     Rengasdengklok merupakan salah satu materi yang terdapat dalam Tema 2 Kelas 6. Rengasdengklok adalah sebuah kecamatan di Karawang, Provinsi Jawa Barat lokasi dimana Presiden Soekarno dan Moch. Hatta diamankan oleh para kaum muda dengan tujuan mendesak agar proklamasi segera diplokamirkan. Tidak mudah mengajarkan materi tersebut karena guru dituntut harus menguasai sejarah. Sedangkan sejarah memiliki alur yang sangat panjang sehingga guru dituntut untuk memperbanyak membaca. Akan tetapi, di era yang serba dimanjakan dengan teknologi ini, tidak ada permasalahan yang tidak ada solusinya asalkan guru mau dan mampu memanfaatkan teknologi tersebut yang diawali dengan menggali ide-ide cemerlang terlebih dahulu.
Langkah efektif  yang perlu dilakukan guru untuk mengajarkan materi Peristiwa Rengasdengklok adalah sebagai berikut :
1.      Siswa membaca LKS dan memberi tanda pada bagian-bagian yang penting;
2.      Guru menyampaikan materi  Peristiwa Rengasdengklok dari sumber lain sebagai pembanding dan guna mempercepat pemahaman siswa;
3.      Guru browsing minimal 2 video Peristiwa Rengasdengklok;
4.      Siswa ditunjukkan video pertama tanpa ada penjelasan videonya;
5.      Siswa ditunjukkan video kedua dengan ada penjelasan videonya;
6.      Siswa diminta membandingkan kedua jenis video terbut;
7.      Guru browsing skenario drama Peristiwa Rengasdengklok;
8.      Masing-masing siswa memiliki peran yang karakternya cocok dengan karakter aslinya (lembut, tegas, wibawa, ambisius, bijaksana, tenang, dsb);
9.      Masing-masing tokoh  diberi label untuk membantu daya ingat siswa jangka panjang (long therm memory);
10.  Bermain peran dengan membaca naskah drama;
11.  Siswa diberi waktu 3-7 hari untuk menguasai dan menghafalka naskah drama sesuai bagiannya masing-masing;
12.  Gladi bersih drama tanpa teks;
13.  Pementasan drama.
Maskipun drama Peristiwa Rengasdengklok tersebut dibintangi oleh para srikandi kelas 6-C karena semua muridnya perempuan, akan tetapi penampilan mereka cukup memukau. Dengan didukung kostum ala pejuang kemerdekaan, mereka mampu menampilkan drama dengan penuh penjiwaan. Karena bermain peran dimaksudkan agar siswa memiliki longterm memory, maka setiap anak diberi name tag sesuai nama tokoh yang dibintanginya. Disamping itu, kaum tua mengenakan jilbab putih sedangkan kaum muda mengenakan jilbab hitam.
Dengan bermain peran tersebut, siswa tampak antusias dan lebih mudah mempelajari alur serta tokoh-tokoh yang terlibat dalam Peristiwa Rengasdengklok. Setelah diberikan soal evaluasi ternyata hasil belajar siswa juga bagus. Jadi, kesimpulannya drama perdana Peristiwa Rengasdengklok tersebut efektif dan bisa dilaksanakan kembali pada tahun pelajaran mendatang yang tentunya dilakukan penyempurnaan lagi pada beberapa bagian yang masih kurang.

Ditulis Oleh : Kurniawati, S.Si., S.Pd.
Waka Kurikulum dan Wali Kelas 6-C
SD Islam Surya Buana Malang
Share:

0 comments:

Post a Comment

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Pembelajaran Tematik yang Menarik Study Visual Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Pengelolaan Kelas Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah Display Kelas KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kelas Cerdas Kelas Menyenangkan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Manajemen Kelas Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM