Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.
  • Perdana, Majelis Penyejuk Hati oleh K.H. Zainal Arifin Al-Nganjuki

    Majelis Penyejuk Hati SD Islam Surya Buana perdana dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Februari 2020.

  • Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Berkunjung Ke Surya Buana dan Pemkot Batu

    Yayasan Bahana Cita Persada Malang Perguruan Surya Buana Malang, Jumat - Sabtu, 13-15 April 2018 menerima kunjungan dari Kolej Tunku Kurshiah Seremban Malaysia. 5 Cikgu beserta 29 murid disambut oleh Keluarga Besar Yayasan Bahana Cita Persada Malang tepatnya pada hari Jumat, 13 April 2018.

  • Hidup Sehat dimulai dari Makanan Sehat

    Salam sehat, SBLovers! Hari ini Rabu, 11 April 2018, SD Islam Surya Buana kedatangan tamu dari Dinas Kesehatan Kota Malang. Siswa-siswi kelas 4-5 SD Islam Surya Buana mendapat banyak ilmu tentang makanan sehat. Kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan yang dibuka oleh Pembina Yayasan Bahana Cita Persada, Ibunda Sri Istutik Mamiek ini juga bekerja sama dengan mahasiswa S2 Universitas Negeri Malang Jurusan Pendidikan Luar Sekolah.

  • Belajar Bijak Mengolah Sampah bersama Bank Sampah Kota Malan

    Jum'at, 6 April 2018, kembali siswa-siswi SD Islam Surya Buana menimba ilmu dari orang-orang yang berperan penting dalam menjaga lingkungan. Setelah beberapa hari yang lalu siswa-siswi belajar tentang ketertiban dari kepolisian, hari ini siswa-siswi kelas 4 dan 5 belajar tentang kebersihan lingkungan dan cara mengolah sampah agar bernilai guna dari Bank sampah Malang.

  • Belajar Tertib Lalu Lintas bersama Polresta Malang

    Pagi ini, Rabu 4 April 2018, siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Islam Surya Buana Malang belajar bersama dengan Polresta Malang tentang Etika Berlalu Lintas. Ipda M. Syaiku bersama Brigadir Polisi Nanang menyampaikan pentingnya bersikap santun dan saling menghargai dan menghormati antar sesama pengguna jalan atas dasar hak, kewajiban, dan kemanusiaan. Hal ini dilakukan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas.

  • Celengan Cinta Untuk Sahabat di HUT Kota Malang ke-104

    (SbNews) - Berbeda dengan hari-hari biasanya, hari ini, Senin 2 April 2018, siswa-siswi SD Islam Surya Buana Malang berkostum batik dan membawa jajanan tradisional. Ya, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Malang yang ke-104.

Thursday, December 27, 2018

Libur Semester Gasal, SDI Surya Buana Kedatangan Tamu Studi Banding dari SDIT Balikpapan Islamic School


Hari Rabu, 26 Desember 2018 di penghujung tahun 2018, SDI Surya Buana kedatangan tamu studi banding dari SDIT Balikpapan Islamic School sebanyak 60 orang, yang terdiri dari pengurus Yayasan Al-Ikhwan Balikpapan Baru, guru dan karyawan. Rombongan peserta studi banding datang pukul 10.00 WIB, disambut dengan penampilan dari siswa-siswi yang mengikuti ekstra tapak suci dan tari Bapang Malangan. Penampilan ekstra tersebut menarik perhatian para peserta studi banding. Setelah penampilan ekstra, peserta studi banding dipersilahkan untuk mengisi daftar hadir kemudian diarahkan untuk menempati tempat duduk yang sudah disediakan.
Rangkaian acara studi banding ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ust. Sahrul Munir, S.HI. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Endang Suprihatin, S.S., S.Pd selaku kepala sekolah SDI Surya Buana Malang; sambutan dari pihak SDIT Balikpapan Islamic School; sambutan dari Bapak dr. Elvin Fajrul Jayasaputra selaku direktur perguruan Surya Buana; sambutan dari Ibu Dra. Hj. Sri Istuti Mamiek, M.Ag selaku pembina Yayasan Bahana Cita Persada Malang. Setelah sambutan-sambutan, dilanjutkan dengan paparan tentang SDI Surya Buana oleh Bpk. M.Yusuf Arifin, M.Pd dilanjutkan sesi tanya jawab. Penandatangan sertifikat studi banding dan penyerahan cinderamata oleh masing-masing lembaga dilakukan setelah sesi tanya jawab. Acara yang terakhir yaitu ishoma dan ramah tamah. Di sela-sela ramah tamah, beberapa peserta studi banding diajak keliling untuk melihat sudut-sudut ruang di SDI Surya Buana. 
Dari hasil studi banding tersebut, kami menerima komentar dari beberapa peserta studi banding bahwa mereka merasa puas dan senang dengan penyambutan dari SDI Surya Buana. Alhamdulillah, mudah-mudahan ilmu yang didapatkan barokah dan bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan untuk mencetak generasi milenial yang berakhlakul karimah. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin...


Ditulis oleh : Novi Eka Sulistiawati, S.Pd
Guru Kelas 6-B
Foto Oleh : M. Ilyas Al-Rochim, S.Pd.Gr.
Share:

Meriahkah Haflah Nishfu Sannah dengan Kegiatan Business Day


Selain dimeriahkan oleh penampilan bakat dan minat siswa-siswi kelas 1-5, Haflah Nisfu Sanah tahun ini juga dimeriahkan oleh siswa-siswai kelas 6 dengan kegiatan Bussiness Day. Bussiness Day kali ini lebih menantang karena konsumennya tidak hanya dari kalangan siswa siswai SDI Surya Buana saja, melainkan dari orang tua siswa dan mahasiswa. Mengasyikkan karena pada hakekatnya mereka belajar, tetapi asyik karena pelaksanaannya di luar kelas. Mencerdaskan karena memberikan pengalaman nyata bagi siswa dengan mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di dalam kelas. Tujuan diadakan Business Day ini adalah untuk mencetak mental-mental wirausahawan muslim, melatih kemandirian, percaya diri, memupuk kerjasama, dan berani mencetuskan ide-ide cemerlang.
Satu minggu sebelum hari H, masing-masing wali kelas mengajak siswa-siswinya untuk bermusyawarah membuat perencaaan Bussiness Day. Ada banyak teknik yang digunakan wali kelas agar Bussiness Day dapat terselenggara dengan sukses dan lancar. Diantaranya ada yang memberikan form kepada kelompok yang berisikan daftar produk yang dijual siswa, strategi penjualan, pembagian tugas anggota, langkah kerja yang meliputi kegiatan awal (menata produk), kegiatan inti (proses jual beli), kegiatan akhir (setelah produk habis terjual).
Terdapat 4 stand dalam Business Day kali ini. Stand pertama diisi kelas 6-A, stand kedua diisi kelas 6-B, stand ketiga diisi kelas 6-C dan stand keempat diisi kelas 6-D. Jika kelas 1-5 mengenakan kostum mancanegara, maka kelas 6 memilih ciri khas bangsa Indonesia, yaitu batik. Agar lebih menarik, setiap stand menunjukkan iconnya masing-masing dengan mengenakan property yang berbeda. Kelas 6-A mengenakan  property caping yang melambangkan Indonesia adalah negara agraris. Selain untuk icon, fungsi caping tersebut adalah sebagai pelindung dari panas matahari karena stand bazar disetting di tempat terbuka tanpa terop di atasnya. Kemudian kelas 6-B yang merupakan kelas putri, memakai property yang menjadikan penampilan mereka tampak lebih cantik dan  anggun bagai putri, yaitu flower crown atau mahkota bunga, yang dulunya  lebih sering digunakan oleh wanita saat upacara pernikahan. Kemudian property kelas 6-C yang terdiri dari anak putri, juga tak ingin kalah yaitu bando pompom. Apa itu pompom? Pompom adalah benda lucu yang berbentuk bulat dan berbulu yang saat ini juga sedang hits. Beberapa siswa kelas 6-C ada yang tetap memilih asli bando pompom sesuai desain aslinya, ada juga yang memodifikasi pompom  dengan melekatkan pada topi. Stand terakhir adalah kelas 6-D dengan property dari kreasi kertas aneka warna yang bertuliskan nama kelompok beserta nama produk makanna/minuman yang mereka jual. Dengan dilengkapi property yang demikian, semakin menunjukkan bahwa mereka adalah siswa-siswi yang mempunyai kreativitas yang sangat tinggi.
Produk yang dijual adalah makanan dan minuman yang sehat, bergizi, dan tentunya kekinian. Masing-masing siswa membawa produk dari rumah maksimal 15 buah dengan harga dipatok maksimal Rp. 5.000,-. Stand Kelas 6-A menjual piscok, donat, cireng, susu, tahu tuna dan sebagainya. Stand kelas 6-B menjual es jelly, sostel, mango boat, beef burger, thai tea, susu real good, tempura, tahu crispy, donat, dsb. Stand kelas 6-C menjual jus mangga, mango pudding, nasi goreng, cilok mini goreng, martabak mie, lalapan, siomay kukus, capcin, ice fantastic, kentang goreng, sosis bakar, ocean breeze, juices, chocolato dippod fruits skewer, dan french fries. Sedangkan stand kelas 6-D menjual roti bakar, pizza, coklat/matoha, pudding, milk tea, milo ice dan masih banyak lainnya. Dari nama produk minuman dan makanan yang mereka jual cukup mendeskripsikan bahwa mereka up to date mengikuti trend dan berimajinasi tinggi agar nama produk yang mereka jual cepat menarik konsumen.
Bussiness Day tersebut dimulai pukul 06.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Alhamdulillah barang dagangan mereka mayoritas ludes terjual. Ada banyak faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya produk mereka terjual, diantaranya produk sudah memang menjadi favorit pembeli, siswa aktif menjanjikan promo, door prize, produk berkualitas dengan harga yang murah, siswa aktif jemput bola/berkeliling memasarkan produk menemui konsumen, produk yang dijual berupa minuman, siswa kreatif mendesain stand, diantaranya menyiapkan mini speaker blutooth, X-banner  yang indah, serta perencanaan yang matang.
Semoga Business Day mereka yang kali kedua ini semakin menambah wawasan dan pengalaman mereka dalam berwirausaha. Selamat berjumpa di cerita Business Day berikutnya!

Oleh: Kurniawati, S.Si., S.Pd.
Guru Kelas VI & Waka Kurikulum 
SD IslamSurya Buana Malang

Share:

Akhiri Kegiatan Semester Ganjil, SDI Surya Buana Gelar Haflah Bertajuk Jelajah Dunia


Malang, Sabtu 15 Desember 2018, disambut dengan gerimis dan dinginnya kota Malang tak menyurutkan semangat pagi para siswa – siswi SD Islam Surya Buana. Hari ini, SD Islam Surya Buana punya gawe besar yang merupakan agenda tahunan di semester ganjil, yaitu  Haflah Nisfu Sanah dan Pembagian Rapor Semester Ganjil dengan Tema “Jelajah Dunia dengan Menggapai Cita Mewujudkan Generasi Milenial yang Berakhlakul Karimah”. Bertempat di Gedung Soeharto UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, acara dibuka dengan kalam ilahi yang dibawakan oleh siswa-siswi yang tergabung dalam ekstra tahfidz. Dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya Tiga Stanza, sambutan oleh kepala sekolah SD Islam Surya Buana Endang Suprihatin, S.S., S.Pd., sambutan oleh Direktur Perguruan Surya Buana Bapak Elwan dan diakhiri dengan doa.
Memasuki acara nonformal yang diisi dengan rangkaian acara yang merupakan apresiasi bakat dan minat siswa-siswi SD Islam Surya Buana. Acara nonformal tersebut diawali oleh penampilan siswa-siswi dari ekstra tahfidz. Kemudian dilanjutkan parade ekstra yang terdiri dari ekstra tapak suci, taekwondo, fashion, dan tari yang disambut dengan antusias oleh audience.
Selain penampilan kegiatan ekstra, ada juga penampilan per kelas yang mengusung tema mancanegara sebagai wujud bahwa SD Islam Surya Buana sedang bersiap untuk mengikuti perkembangan Revolusi Digital 4.0. Dimulai dari kelas 1 hingga kelas 5 yang mengusung tema Negara Malaysia, Timur Tengah, India, Cina, dan Indonesia.
Secara lebih spesifik, tampilan per kelas tersebut adalah sebagai berikut. Kelas 1 menampilkan kegiatan fashion show dan tarian khas Malaysia. Kelas 2 menampilkan sebuah drama musikal yang berjudul cerita Firaun, kelas 3 menampilkan tarian yang berasal dari India yaitu Bolicidiyan dan Goi Mi Le Gea, kelas 4 menampilkan fashion show, tari kipas, tari lampion, dan tari leang-leong khas Cina, serta yang paling akhir adalah penampilan kelas 5 yang menyajikan tari-tarian serta fashion show dari berbagai daerah di Indonesia.
Di balik suksesnya berbagai macam penampilan tersebut, ada kerjasama yang luar biasa dari paguyuban kelas. Sebagai bentuk apresiasi berbagai macam penampilan dan kerjasama paguyuban, ada beberapa penghargaan yang diberikan oleh panitia. Diantaranya, kategori penampilan terbaik, kostum terbaik, kreativitas tampilan terbaik, kekompakan, make up, tata panggung, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Tak hanya meriah dengan penampilan minat dan bakat, Haflah Nisfu Sanah tahun ini juga meriah karena kegiatan Business Day dari kelas 6 A-D. Seperti pada agenda Business Day sebelumnya, para siswa-siswi kelas 6 menyiapkan produk makanan dan minuman sehat ala mereka. Ingin tahu kelanjutan ceritanya seperti apa? Tunggu di berita selanjutnya, ya!
Alhamdulillah. Kegiatan semester ganjil di tahun pelajaran 2018/2019 telah selesai dengan sangat baik. Selamat berlibur, dan sampai jumpa di semester ganjil dengan semangat yang lebih baru lagi.



Ditulis oleh : Sri Winarti, S.Psi. / Guru Kelas 3C
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

Monday, December 17, 2018

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SD ISLAM SURYA BUANA

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 
SD ISLAM SURYA BUANA
TAHUN PELAJARAN 2019-2020




Brosur PPDB SD Islam Surya Buana bisa didownload di sini : Brosur Depan , Brosur Belakang
Share:

Thursday, December 13, 2018

GEBYAR KREATIFITAS ANAK MUSLIM 2019

SD ISLAM SURYA BUANA PROUDLY PRESENT :


Untuk juknis lomba bisa didownload di sini : REVISI JUKNIS LOMBA GKAM 2019
Untuk formulir pendaftaran bisa didownload di sini : FORMULIR PENDAFTARAN GKAM 2019
Untuk pilihan dongeng bisa didownload di sini


Share:

Thursday, November 22, 2018

Meriahkan Puncak Kegiatan Akhir Tema Ke Jatimpark 1




Mengakhiri kegiatan pembelajaran tematik di semester ganjil, siswa-siswi kelas VI SD Islam Surya Buana melaksanakan Study Visual ke Jawa Timur Park 1 pada hari Senin, 19 November 2018. Study visual terakhir selama enam tahun di SD Islam Surya Buana ini biasa disebut dengan puncak kegiatan akhir tema. Sejumlah 78 siswa dan empat guru bertolak menuju Kota Wisata Batu dengan mengendarai angkutan kota yang sudah disewa sebelumnya.
            Sesampai di lokasi, masing-masing kelas 6A hingga 6D menyempatkan untuk berfoto bersama dengan wali kelas masing-masing. Karena hari itu adalah hari kecepit nasional, tak heran apabila banyak rombongan siswa-siswi dari dalam maupun luar Kota Malang berbondong-bondong untuk memanfaatkan hari tersebut. Dengan keadaan yang lumayan crowded, tak menyurutkan semangat dan antusias siswa-siswi kelas VI SD Islam Surya Buana untuk mengikuti kegiatan hingga akhir.
            Untuk menghindari kecrowdedan kegiatan, pemandu dari Jatimpark 1 menyarankan rombongan dari SD Islam Surya Buana untuk menunggu selama dua puluh menit. Tujuannya adalah agar rombongan dari SD Islam Surya Buana bisa memanfaatkan pemandu dan media pembelajaran yang ada di dalam dengan sangat baik.
            Setelah memasuki area ticket checking, siswa-siswi disambut oleh Galeri Etnik Nusantara. Sejenak mereka berkumpul sebentar bersama pemandu, menyiapkan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang telah diberi oleh Jatimpark 1, serta mulai mengisi LKS halaman 1. Di galeri etnik nusantara ini, mereka belajar tentang topeng malangan dan beberapa upacara adat.
            Di sepanjang perjalanan menuju Science Center Kimia Biologi, siswa-siswi banyak belajar tentang kebudayaan khas Provinsi Jawa Timur. Berbeda lagi ketika mereka sampai di Science Center. Mereka belajar banyak hal. Mulai dari perubahan zat, nama ilmuwan dunia, proses fotosintesis, ciri khusus tanaman monokotil-dikotil, hingga perubahan energi.
            Yang tidak kalah serunya, siswa-siswi diajak memasuki Science Stadium. Di ruangan tersebut, ada tribun khusus untuk pengunjung menyaksikan berbagai peragaan sains. Di muka ruangan juga terdapat meja display untuk memperlihatkan beberapa peragaan sains. Peragaan sains yang sempat dilakukan oleh perwakilan siswa-siswi SD Islam Surya Buana adalah percobaan Asam-Basa dan permainan matematika. Tak lupa siswa-siswi menuliskan laporan percobaan di LKS yang telah disediakan.
            Rute selanjutnya adalah Taman Buah dan Sayur. Di taman ini, siswa-siswi banyak sekali menjumpai berbagai macam buah dan sayur. Dilengkapi dengan papan display, memudahkan siswa-siswi belajar tentang nama buah/sayur, nama latin, beserta manfaatnya.
            Usai belajar tentang buah dan sayur, siswa-siswi melanjutkan perjalanan menuju Taman Sejarah. Di taman ini, mereka banyak menjumpai prasasti sejarah kerajaan di Indonesia. Mereka belajar tentang Pandhuraksa, tokoh sejarah seperti Dewi Sri, hingga tradisi bercocok tanam pada zaman prasejarah.
            Tak hanya belajar tentang sejarah kerajaan di Indonesia, siswa-siswi juga belajar sejarah bangsa Indonesia. Dengan adanya diorama momentum sejarah bangsa, tentunya sangat memudahkan siswa-siswi mencermati setiap momentum menuju kemerdekaan Indonesia. Mulai dari momentum hari pahlawan, konferensi meja bundar, momentum sumpah pemuda, persiapan proklamasi kemerdekaan, dan masih banyak lagi. Mereka juga belajar tentang sejarah mata uang rupiah serta kantor pos Indonesia.
            Rute akhir pembelajaran adalah tentang Keraton Nusantara dan Batik. Di rute ini, siswa-siswi belajar sejarah keraton-keraton di Indonesia beserta batik khas daerah Indonesia.
            Setelah pemandu Jatimpark 1 berpamitan, siswa-siswi pun beristirahat sejenak untuk melaksanakan sholat dhuhur berjamaah dan makan siang. Setelah kegiatan ishoma, mereka bersiap kembali untuk melanjutkan perjalanan menelusuri berbagai wahanan permainan yang ada di Jatimpark 1. Mulai dari Flying Tornado, Mamugu Show, Fish Park, 3D Theater, Galaxy Bumper Car, GoKart, Dragon Coaster, dan masih banyak lagi.
            Semoga puncak kegiatan akhir pembelajaran tematik kelas VI ini menjadi akhir pembelajaran yang berkesan dan bermakna bagi siswa-siswi. Sampai jumpa di kegiatan kami yang lainnya!

Ditulis Oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I. / Wali Kelas 6-D
SD Islam Surya Buana

Share:

Petualangan Seru bersama The Bagong Adventure


Study visual kelas V kali ini telah dijadwalkan mengunjungi "The Bagong Adventure" Museum Tubuh Kota Batu. Kegiatan ini merupakan Study Visual gabungan dari tema 2 sampai 4 yang sebagian besar mempelajari tentang tubuh manusia. Tepat di hari Rabu, 31 Oktober 2018, selepas sholat dhuha, seluruh siswa kelas V bersiap menuju angkutan masing-masing. Perlu diketahui, dalam kegiatan ini para siswa memanfaatkan transportasi umum yang sengaja disewa untuk mengantarkan seluruh siswa ke lokasi study visual. Dengan riang gembira mereka semua menikmati perjalanan.
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 menit, rombongan sampai di tempat tujuan. Seluruh siswa kelas V berbaris sesuai kelasnya, mengantri dengan tertib supaya mendapat gelang tiket untuk masuk ke dalam zona-zona yang ada di dalam Museum Tubuh. Sebelum masuk ke dalamnya, tidak lupa semua siswa memberi identitas pada lembar kerja yang harus mereka kerjakan selama di dalam museum. Agar kegiatan di dalam berjalan lancar, para siswa dibagi menjadi 3 kelompok sesuai dengan kelas masing-masing.
Zona pertama yang mereka masuki adalah zona gigi. Sesuai dengan namanya, di dalam zona ini, para siswa diajak untuk mengenal lebih jauh tentang gigi manusia dan juga lidah. Selesai dari zona gigi mereka beranjak menuju zona telinga, zona hidung, zona mata, zona otak, zona paru-paru, zona jantung, zona ginjal, zona usus, dan zona hati. Di masing-masing zona itu, para siswa mendapat penjelasan yang cukup detail mengenai bagian-bagian dari organ tersebut, fungsi, cara pemeliharaan kesehatan, dan beberapa jenis penyakit yang bisa menyerang organ-organ tersebut.
Selain zona tentang organ tubuh, para siswa juga menikmati fasilitas lainnya yang berupa zona aktifitas. Di zona ini mereka bisa mencoba beberapa profesi yang berkaitan dengan dunia kesehatan. Disamping itu, para siswa juga menikmati zona cinema 3D, dan inilah zona yang paling mereka tunggu. Film yang mereka tonton adalah film animasi yang berkaitan dengan sistem imun dalam tubuh manusia. Selesai menikmati film tersebut, seluruh siswa kelas V berkumpul di depan cafe gigi untuk menikmati snack box yang disediakan. Tepat adzan dhuhur berkumandang, rombongan bergegas menuju angkutan masing-masing untuk kembali lagi ke sekolah. Dalam perjalan tersebut, seluruh rombongan berhenti di Masjid Annur Kota Batu untuk menunaikan sholat dhuhur berjamaah.
Alhamdulillah, kegiatan yang mereka tunggu akhirnya terlaksana dengan lancar. Seluruh siswa antusias dalam semua kegiatan dan tidak ada yang mabuk di perjalanan. Sampai jumpa di kegiatan study visual berikutnya.

Ditulis Oleh : Maratus Sholikah, S.Pd. / Wali Kelas 5C
SD Islam Surya Buana



Share:

Serunya Belajar Melalui Business Day



Awal bulan November yang ceria, tepatnya hari Jumat tanggal 2 November 2018, seluruh siswa-siswi kelas IV SD Islam Surya Buana melaksanakan kegiatan Business Day. Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan sekolah yang dilaksanakan tiap bulan. Kali ini giliran kelas IV A-D untuk belajar bagaimana menjadi entrepreneur yang hebat, jujur, dan ramah sesuai ajaran Rosulullah.
Kegiatan Business Day kali ini memakai dresscode yang berbeda untuk masing - masing kelas, kelas IV-A warna biru, IV-B warna hitam, IV-C warna merah, dan terakhir IV-D warna putih. Masing-masing kelas dibagi menjadi 6 kelompok kecuali kelas IV-D yaitu 4 kelompok.
Masing-masing siswa mendapatkan modal Rp 20.000 dari sekolah untuk modal berjualan. Sekitar pukul 09.00 WIB, siswa-siswi bersiap-siap menata barang dagangannya, lengkap dengan display yang menarik, yang pasti tiap anak membawa menu makanan dan minuman yang sehat, lezat, harga murah, dan tentunya sedang digemari oleh siswa-siswi. Menu di Business Day kali ini, yaitu : pisang selimut, kebab, puding, ice goyang, marble cake, spageti, nuget mie, pudot, nasi goreng kepo, jus buah, es beng-beng, dorayaki, pimie, sandwich, tenat, robepi, dan masih banyak lagi. Untuk harga yang ditawarkan mulai Rp 1.000 hingga Rp 5.000.
Tepat pukul 09.20, ketika waktu istirahat tiba, seluruh siswa kelas IV mulai menawarkan dagangannya ke pembeli yaitu mulai adik kelas 1-3 dan kakak kelas 5-6, termasuk juga Bapak Ibu Guru. Suasana pun menjadi ramai dan seru karena para siswa-siswi sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Ada berbagai trik yang ditawarkan siswa layaknya pedagang yang handal. Dalam kegiatan Business Day kali ini tidak ketinggalan juga ada menu yang sudah tidak asing lagi dari guru-guru cantik yang ikut menyemarakkan suasana, yaitu es Mantul "Mantap Betul". Semakin seru, bukan?
Setelah selesai kegiatan, siswa-siswi diberi Lembar Kerja oleh wali kelas masing-masing yang berisi tentang laporan penjualan, yaitu apakah laba atau rugi, cara membuat menu tersebut, dan kesan-kesan selama mengikuti kegiatan Business Day.
Kegiatan ini banyak memberikan pembelajaran bagi siswa, yaitu bagaimana mereka menjadi inovatif, kreatif, dan komunikatif, serta  belajar menjadi entrepreneur yang hebat. Semoga kegiatan ini memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa, menjadikan sekolah SD Islam Surya Buana semakin menyenangkan, mengasyikkan, dan mencerdaskan.

Ditulis Oleh : Hartutik Nurul Khasanah, S.Pd. / Wali Kelas IV-D

Share:

Wednesday, November 14, 2018

Akreditasi, SD Islam Surya Buana Berhasil Mempertahankan Predikat Unggul


Usai melaksanakan visitasi akreditasi pada hari Rabu, 15 Agustus 2018, akhirnya SD Islam Surya Buana kembali meraih predikat A dengan nilai 92. Berdasarkan SK BAN PT Sekolah/Madrasah Provinsi Jawa Timur Nomor : 133/BAN-S/M.35/SK/X/2018, ke delapan standar dengan urutan Standar Isi, Proses, Kompetensi Lulusan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Sarana Prasarana, Pengelolaan, Pembiayaan, dan Penilaian secara berurutan mendapatkan nilai 95, 95, 92, 87, 83, 95, 95, dan 92.

Akreditasi tahun ini sedikit berbeda dengan akreditasi sebelumnya. Salah satu perbedaannya terletak pada rentang nilai. Akreditasi tahun lalu nilai 86 sudah mendapat predikat unggul, sementara tahun ini harus mencapai nilai 91 agar mendapat predikat unggul.
Berdasarkan penjelasan asesor pada rapat evaluasi visitasi, bahwa apabila terjadi penurunan pada nilai, bukan kualitas sekolahnya yang menurun, tetapi pada gradasi nilainya yang dinaikkan.
Selain itu, perbedaan yang lainnya terdapat pada redaksi kalimat pada instrumen penilaian. Dengan perubahan tersebut, tim sekolah yang akan divisitasi harus benar-benar teliti dalam memahami indikator agar tidak terjadi kesalahan dalam menentukan bukti fisik.
Tak hanya kedua perbedaan tersebut, ada satu lagi perbedaan yang terdapat pada visitasi akreditasi tahun ini. Perbedaan tersebut terletak pada sistem asesornya. Untuk tingkat SD/MI dulunya berasal dari satu wilayah kota, tetapi sekarang berasal dari lintas kota dan lintas jenjang.
Dengan kerja keras dan kerja bersama antar komponen dalam sekolah, alhamdulillah SD Islam Surya Buana bisa mempertahankan predikat unggul. Terimakasih kepada para pihak yang telah ikut berjuang. Semoga predikat yang telah dicapai membawa kebaikan untuk kita semua. Tentunya, SD Islam Surya Buana akan terus berproses untuk menjadi sekolah yang sesuai dengan visi dan misinya. Menjadi sekolah yang menyenangkan, mengasyikkan, dan mencerdaskan.

Ditulis Oleh : Shellya Khabib Dirgantari / Wali Kelas 6D / Guru Bahasa Indonesia Kelas 6

Share:

Saturday, October 20, 2018

Pembelajaran dan Pengalaman yang Berkesan di Wisata Bahari Lamongan


Kamis, 18 Oktober 2018, berbeda dari hari biasanya, kali ini siswa-siswi SD Islam Surya Buana tampak berbondong-bondong berkumpul di halaman parkir Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang. Tampak di sana sepuluh bus berjajar dengan dikelilingi oleh para orang tua yang mengantar siswa-siswi untuk bepergian. Semua siswa mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 tampak antusias. Ya, pada hari tersebut, keluarga besar SD Islam Surya Buana akan melaksanakan kegiatan Studi Empiris.
Studi Empiris merupakan salah satu program tahunan SD Islam Surya Buana.  Sekaligus sebagai salah satu perwujudan 3R yang merupakan  perguruan Surya Buana.  Dalam kegiatan ini, siswa-siswi diajak untuk lebih dekat dengan alam dan lingkungan sosial di sekitar. Dengan mengamati apa yang ada dan melakukan apa yang seharusnya dilakukan.
Studi Empiris ini tidak hanya menyiapkan siswa-siswi untuk cerdas dalam akademik saja. Tetapi, juga menyiapkan untuk menjadi insan yang cerdas sosial dan cerdas agama.
Tujuan SE tahun ini adalah Wisata Bahari Lamongan (WBL). Setelah menempuh perjalanan sekitar 4-5 jam, rombongan keluarga besar SD Islam Surya Buana tiba di sana sekitar pukul 11.00 WIB.
Kegiatan awal setiba di sana adalah bersiap untuk makan siang dan sholat jama' qosor dhuhur-asar. Setelah selesai, dilanjutkan dengan mengantri di loket masuk untuk masuk ke lokasi wisata.
Memasuki area wisata, banyak sekali wahana yang sangat menarik perhatian rombongan. Seperti wahana istana boneka, 3 dimensi, rumah kucing, rumah sakit hantu, paus dangdut, area ketangkasan, rumah  kaca, WBL Idol, balok apung, dan masih banyak lagi. Semua siswa-siswi didampingi oleh walikelas serta Bapak Ibu karyawan.
Puas selama kurang lebih 3-4 jam bermain di dalam wahana, rombongan SD Islam Surya Buana pun bersiap untuk kembali ke kota dingin, Malang. Tidak lupa pula, sambil bermain, siswa-siswi harus mengingat kembali semua pertanyaan dalam lembar kerja yang telah diberikan oleh sekolah.

Lembar kerja yang diberikan oleh sekolah berbeda-beda setiap tingkatan kelas. Ada yang membahas tentang jenis-jenis pekerjaan, sumber daya alam, bentuk benda-benda sekitar, hak dan kewajiban, modernisasi, dan lain sebagainya.
Tak hanya tentang aspek pengetahuan, lembar kerja tersebut juga berisi tentang aspek sosial dan spiritual.
Tepat pukul 17.00 WIB, bus pun melaju meninggalkan halaman parkir WBL. Di tengah perjalanan, rombongan melaksanakan sholat jama' qoshor Maghrib Isya' dan makan malam.
Di rancang semenarik mungkin sejak awal pemberangkatan hingga perjalanan pulang, semoga studi empiris kali ini menjadi pembelajaran dan pengalaman bermakna bagi keluarga besar SD Islam Surya Buana. Sampai ketemu di Studi Empiris tahun depan, ya!

Ditulis Oleh :
Ririn Nafi’atin, S.Pd.I. / Wali Kelas 4A
Fika Aprilia, S.Pd.I. / Wali Kelas 4B
SD Islam Surya Buana

Share:

Study Visual Kelas 1 : Naik Bus Macyto Hingga Berkunjung Ke Perpustakaan Kota


“Pagiku cerahku matahari bersinar, ku gendong tas merahku di pundak”, lagu bel pagi telah berbunyi, siswa-siswi SD Islam Surya Buana bergegas baris di depan kelas sebelum memulai aktifitas pembelajaran. Sesuai lagu bel masuk, hari itu Senin, 15 Oktober 2018 pagi terasa cerah. Suasana gembira sedang menyelimuti siswa-siswi kelas 1 SD Islam Surya Buana yang akan melaksanakan Study Visual.
Kegiatan study visual dengan tema pembelajaran “Kegiatanku” siswa-siswi kelas 1 kali ini diawali dengan berkeliling mengenal Kota Malang dengan menggunakan Bus Macyto. Rombongan siswa dan guru kelas 1 sampai di Tarekot Umum Kota Malang (Taman Rekreasi Kota Malang) Jl. Tugu No 1 Malang pukul 09.00 WIB.
Sambil menunggu giliran naik bus, siswa-siswi bermain di arena bermain. Siswa-siswi sangat senang bermain di area bermain. Selain itu, ada juga yang berjalan-jalan melihat hewan-hewan seperti kelelawar, landak, dan burung. Panas mulai terik, snack dan air minum sudah mulai habis, Bus Macyto yang kami tunggu belum datang juga. Kegiatan pun dilanjutkan dengan duduk berkelompok menulis cerita bersama Guru kelas masing-masing.
Tersiar kabar bahwa setengah jam lagi bus akan datang. Kami pun semakin semangat menunggu Bus Macyto. Tak terbayang nanti senangnya siswa-siswi yang sudah sabar menanti akan berkeliling kota naik kendaraan tersebut. Jam sudah menunjukkan pukul 11.10 WIB, kami pun solat dzuhur di masjid yang ada di situ. Setelah solat dzuhur, Bus Macyto yang kami tunggu sudah siap membawa kami berkeliling kota.
Tidak sia-sia kami menunggu, walau siang hari tapi naik Bus Macyto sangat menyenangkan dan tetap seru sekali. Bisa melihat indahnya dan hiruk pikuknya Kota Malang dari atas bus. Dengan naik Bus Macyto ini, siswa-siswi bisa melihat banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar, seperti ada yang berjalan kaki di trotoar, ada yang naik becak, ada yang berjualan, melihat pengendara sepeda motor antri di lampu merah, ada polisi lalu lintas yang mengatur jalan, melihat banyak pertokoan berjajar, rumah sakit, sekolah-sekolah, kantor-kantor serta masih banyak lagi. Siswa-siswi juga bisa mengamati alam, indahnya alam ciptaan Allah yaitu pohon-pohon yang rindang di Kota Malang berwarna warni hijau, kuning, dan ungu serta pegunungan. Tak terasa 1 jam berlalu, sampailah kami kembali di Tarekot.
Siang hari kami masih semangat, rombongan pun melanjutkan perjalanan ke Perpustakaan Kota Malang.  Siswa-siswi bercerita kepada gurunya bahwa mereka sudah tidak sabar membaca buku-buku yang ada di sana dan meminjam buku cerita. Sesampainya di Perpus Kota, siswa-siswi berbaris bergegas meletakkan tas dan sepatu dengan rapi. Sebelum membaca, kami disambut oleh Bapak Ibu yang menjaga ruang baca anak. Siswa-siswi langsung menyerbu almari buku, mencari buku yang ingin mereka baca sendiri atau bersama dengan teman-teman. Mereka menambah wawasan dengan banyak membaca. Kegiatan menarik ini membuat siswa rajin membaca karena ada banyak sekali buku-buku yang bagus untuk mereka baca agar kelak menjadi anak yang pintar. Selesai membaca di perpustakaan kota, kami berpamitan dengan Bapak Ibu disana.
Selesai sudah kegiatan Study Visual kelas 1 dengan tema “Kegiatanku”. Hari ini dilalui dengan sabar dan menyenangkan. Terimakasih tak lupa kami sampaikan kepada Dinas Pariwisata dan Perpustakaan Umum Kota Malang untuk semua kegiatan yang menyenangkan.

Ditulis Oleh : Fitria Rohima Atika, S.Si. / Guru Kelas 1B
SD Islam Surya Buana

Share:

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Study Visual Pembelajaran Tematik yang Menarik Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme Pengelolaan Kelas SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Display Kelas Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM