Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.

Sunday, October 15, 2017

Outdoor Learning dengan Kincir Angin



Senin, 18 September 2017, hari ini siswa-siswi  kelas 4A SD Islam Surya Buana  akan  bermain di luar. Selain bermain, pastinya tidak lupa untuk tetap belajar. Ya, bermain sambil belajar. Siswa-siswi  bermain di lahan kosong di sebelah sekolah. Tepat jam pelajaran ke-5, yaitu jam 10.20 kami keluar kelas dengan semangatnya. Biasanya jam-jam menjelang siang seperti itu angin bertiup cukup kencang, dan benar saja angin di luar sangat kencang. Sangat cocok untuk menggerakkan kincir angin kami. Pada jam menjelang siang seperti ini pula banyak dari siswa-siswi yang mulai ngantuk dan bosan jika belajar di kelas. Tapi jika belajar di luar seperti ini, siswa-siswi lebih semangat dan antusias. Pembelajaran di luar kelas  atau outdoor learning seperti ini sudah sering di lakukan oleh SDI Surya Buana yang memang pada dasarnya berbasis Sekolah Alam.
Pada pembelajaran tematik sebelumnya, siswa-siswi kelas 4A telah membuat kincir angin kertas. Mereka mulai menyiapkan bahan-bahan dan melakukan proses pembuatannya secara mandiri. Bahan yang digunakan sangat sederhana dan harganya sangat terjangkau, yaitu kertas lipat, paku pines, sedotan balon/bambu kecil untuk pegangannya, dan lem untuk merekatkan kertas.  Semua itu telah dikerjakan oleh siswa-siswi pada hari Jumat sebelumnya. Jadi, ketika hari Senin kincir angin telah siap untuk digunakan.
Kincir angin yang di buat oleh siswa-siswi sangat beragam. Mereka berkreasi sesuka hati dan bebas mengekspresikan keinginannya. Mulai dari ukuran kertas, warna kertas dan lain-lain bisa ditentukan mereka sendiri. Dari beberapa kincir angin, ada juga yang masih belum bisa berputar. Namun mereka terus berusaha memperbaiki karyanya agar dihasilkan karya yang terbaik dan sempurna. Sampai akhirnya semua berhasil membuat kincir angin kertas. Semua berhasil membuat kincir angin dengan sangat indah.
Kegiatan pembelajaran membuat kincir angin kertas ini berkaitan dengan materi pembelajaran tentang sumber Energi, tepatnya pada tema 2 Selalu berhemat energi. Siswa-siswi diajak untuk mengamati perubahan energi yang terjadi pada kincir angin. Sumber energi yang dimanfaatkan oleh kincir angin adalah energi angin. Angin adalah salah satu sumber energi yang jumlahnya melimpah. Ketika angin bertiup maka baling-baling pada kincir akan bergerak, jadilah energi gerak. Semakin kencang angin yang bertiup, semakin banyak pula putaran kincir/baling-baling yang dihasilkan.
Kincir angin memiliki fungsi yang sangat banyak. Di beberapa negara besar, seperti Belanda, kincir angin digunakan untuk menggerakkan mesin-mesin penggiling. Misalnya pada industri keju, kincir angin digunakan untuk menggerakkan mesin penggiling keju. Selain itu, kincir angin di Belanda juga digunakan untuk menggerakkan mesin pemintal benang, mesing penggiling gandum, mesin pemompa air sungai dan masing banyak lagi. Mesin-mesin penggiling yang menggunakan kincir angin sebagai sumber energinya menjadi ramah lingkungan, karena tidak menyebabkan polusi udara. Sampai saat ini di Belanda terdapat sekitar 1000 kincir angin yang menyebar di berbagai daerah.[1] Sayangnya di Indonesia penggunaan kincir angin masih sedikit. Tidak semua daerah memanfaatkan potensi angin yang tinggi di daerahnya untuk dijadikan sumber energi disana.
Energi memang sangat penting untuk kelangsungan hidup di dunia ini. Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan pun membutuhkan energi.  Energi yang dibutuhkan pun sangat beragam, energi panas matahari, energ listrik, energi kimia, dan lain sebagainya. Sumber energi yang dimanfaatkan pun beragam, mulai dari yang melimpah jumlahnya, hingga yang terbatas seperti energi fosil atau minyak bumi.  
Pada pembelajaran kali ini siswa-siswi sangat antusias belajar tentang kincir angin dan manfaatnya. Pembelajaran di luar kelas sangat diperukan untuk memberikan suasana baru untuk mereka. Pelaksaan fullday school yang mulai dilaksanaan di SD Islam Surya Buana, mengajak guru-guru untuk selalu berinovasi dalam mengolah pembelajaran, sehingga siswa-siswi tidak mudah jenuh dan bosan belajar. Salah satu caranya adalah dengan pelasaan outdoor learning.

Oleh Bu Ririn Nafi'atin, S.Pd.I.
Guru Kelas IV-A
SD Islam Surya Buana Malang




[1] Janine Helga warokka ,”Pesona Kincir Angin di Belanda nan Legendaris”, diakses darihttp://www.google.com/amp/travel.kompas.com pada tangga 21 September 2017
Share:

0 comments:

Post a Comment

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Pembelajaran Tematik yang Menarik Study Visual Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Pengelolaan Kelas Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah Display Kelas KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kelas Cerdas Kelas Menyenangkan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Manajemen Kelas Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM