Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.

Friday, October 13, 2017

Bermain Snake And Ladder Sambil Belajar



Full Day School menerapkan suatu konsep dasar ‘Integrated Activity’ dan ‘Integrated Curriculum’ (Azizah, 2004:11). Pada penerapan Full Day School untuk model ini yang membedakan dengan sekolah pada umumnya. Dalam Full Day School semua program dan kegiatan siswa di sekolah, baik belajar, bermain, beribadah dikemas dalam sebuah sistem pendidikan. Adapun proses inti sistem pembelajaran full day school antara lain adalah :
1.) Proses pembelajaran yang berlangsung secara aktif, kreatif, transformatif sekaligus intensif. Sistem persekolahan dengan pola full day school mengindikasikan proses pembelajaran yang aktif dalam artian mengoptimalisasikan seluruh potensi untuk mencapai tujuan pembelajaran.
2.) Proses pembelajaran yang dilakukan selama aktif sehari penuh tidak memforsir siswa pada pengkajian, penelaahan yang terlalu menjenuhkan. Akan tetapi, yang difokuskan adalah sistem relaksasinya yang santai dan lepas dari jadwal yang membosankan.
Dalam sistem penerapan fullday school ini, diterapkan juga format game (bermain), dengan tujuan agar proses pembelajaran penuh dengan kegembiraan , penuh dengan permainan-permainan yang menarik bagi siswa untuk belajar. Walaupun berlangsung selama sehari penuh, hal ini sesuai dengan teori Bloom dan Yacom, yang menyatakan bahwa metode game (bermain) dalam pembelajaran salah satunya adalah dengan menggunakan kegembiraan dalam mengajarkan dan mendorong tercapainya tujuan-tujuan instruksional.
Seperti siswa kelas VI-B SD Islam Surya Buana yang telah asyik bermain snake and ladder sambil belajar mata pelajaran tema 2 (Kerukunan dalam Perbedaan). Aturan permainannya yaitu siswa dibagi menjadi 5 kelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan satu papan snake and ladder, dadu, gico (semacam benda yang digunakan  untuk jago). Apabila mendapatkan gambar tangga maka jago akan berjalan naik, tetapi jika mendapatkan ular maka jago akan turun ke posisi yang lebih rendah dan mengambil kartu pertanyaan yang sudah disediakan. Apabila bisa menjawab pertanyaan maka pemain boleh melanjutkan perjalanan, akan tetapi jika tidak bisa menjawab pertanyaan maka akan kehilangan kesempatan melempar dadu satu kali. Jika masing-masing kelompok sudah ada pemenang, maka pemenang di masing-masing kelompoknya akan di kompetisikan lagi dengan kelompok lain sehingga hanya akan ada juara 1,2, dan 3 saja. Pemenang juara 1,2,3 akan mendapatkan reward dari guru. Sedangkan yang kalah akan mendapatkan kartu punishment yang berisi perintah untuk melakukan sesuatu.


Dengan melakukan game ini, siswa merasa gembira karena bisa bermain sambil belajar dan bisa menghilangkan kejenuhan. Menerapkan berbagai macam game salah satunya game snake and ladder ini setelah jam makan siang bisa membantu siswa merasa fresh kembali. Semua teknik bukanlah tujuan, melainkan sekedar rencana untuk mencapai tujuan yaitu meningkatkan kualitas/mutu pendidikan.   
Oleh Bu Novi Eka Sulistyawati, S.Pd.
Guru Kelas VI B
SD Islam Surya Buana Malang

Sumber Literasi :
Azizah, Annisa Nurul. 2014.  Program Full Day School dalam Pengembangan Kemandirian Siswa. Yogyakarta.
Syah, Muhibbin. 2004. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Terpadu . Bandung : Remaja Rosdakarya.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang SDI Surya Buana Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Study Visual Pembelajaran Tematik yang Menarik Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik Business Day PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Pembelajaran Berbasis Proyek Green School Festival 2018 Penguatan Pendidikan Karakter Budaya Literasi Business Event Ngalam MTs Surya Buana Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin GSF 2018 Gebyar Kreativitas Anak Muslim Kantin Sehat Kemdikbud PPK Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Tematik YDSF visit malang BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme Pengelolaan Kelas SDI Surya Buana Bebas Narkoba Sekolah Hijau Seputar Malang Wisuda Tahfidz Yayasan Dana Sosial Al Falah petik jeruk visit batu Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Display Kelas Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang YBCPM