Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Inovasi,
Maju dalam Kreasi, dan Berwawasan Lingkungan.
  • Kolej Tunku Kurshiah Malaysia : Serunya Berkunjung ke Kompleks Sekolah Surya Buana

    Ada yang berbeda dengan Surya Buana di hari Minggu, 15 April 2018 ini. Sekolah yang biasanya sepi, hari ini mendadak rame.

  • Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Berkunjung Ke Surya Buana dan Pemkot Batu

    Yayasan Bahana Cita Persada Malang Perguruan Surya Buana Malang, Jumat - Sabtu, 13-15 April 2018 menerima kunjungan dari Kolej Tunku Kurshiah Seremban Malaysia. 5 Cikgu beserta 29 murid disambut oleh Keluarga Besar Yayasan Bahana Cita Persada Malang tepatnya pada hari Jumat, 13 April 2018.

  • Hidup Sehat dimulai dari Makanan Sehat

    Salam sehat, SBLovers! Hari ini Rabu, 11 April 2018, SD Islam Surya Buana kedatangan tamu dari Dinas Kesehatan Kota Malang. Siswa-siswi kelas 4-5 SD Islam Surya Buana mendapat banyak ilmu tentang makanan sehat. Kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan yang dibuka oleh Pembina Yayasan Bahana Cita Persada, Ibunda Sri Istutik Mamiek ini juga bekerja sama dengan mahasiswa S2 Universitas Negeri Malang Jurusan Pendidikan Luar Sekolah.

  • Belajar Bijak Mengolah Sampah bersama Bank Sampah Kota Malan

    Jum'at, 6 April 2018, kembali siswa-siswi SD Islam Surya Buana menimba ilmu dari orang-orang yang berperan penting dalam menjaga lingkungan. Setelah beberapa hari yang lalu siswa-siswi belajar tentang ketertiban dari kepolisian, hari ini siswa-siswi kelas 4 dan 5 belajar tentang kebersihan lingkungan dan cara mengolah sampah agar bernilai guna dari Bank sampah Malang.

  • Belajar Tertib Lalu Lintas bersama Polresta Malang

    Pagi ini, Rabu 4 April 2018, siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Islam Surya Buana Malang belajar bersama dengan Polresta Malang tentang Etika Berlalu Lintas. Ipda M. Syaiku bersama Brigadir Polisi Nanang menyampaikan pentingnya bersikap santun dan saling menghargai dan menghormati antar sesama pengguna jalan atas dasar hak, kewajiban, dan kemanusiaan. Hal ini dilakukan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas.

  • Celengan Cinta Untuk Sahabat di HUT Kota Malang ke-104

    (SbNews) - Berbeda dengan hari-hari biasanya, hari ini, Senin 2 April 2018, siswa-siswi SD Islam Surya Buana Malang berkostum batik dan membawa jajanan tradisional. Ya, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Malang yang ke-104.

Wednesday, January 30, 2019

Balonku Membumbung Tinggi, Semangat Meraih Mimpi


Mengawali kegiatan semester genap 2018/2019, hari Rabu, 23 Januari 2019 siswa- siswi kelas 4 SD Islam Surya Buana Malang melaksanakan kegiatan Study visual dengan tema Cita-Citaku. Study visual kali ini tergolong unik karena siswa-siswi menggunakan kostum sesuai dengan cita-cita masing-masing. Ada yang berkostum sebagai dokter, guru, pilot, polisi, TNI, ustadz/ustadzah, pemain sepak bola, youtuber, arsitek, dan masih banyak ragam kostum cita-cita yang mereka pakai.
Tujuan dari kegiatan study visual kali ini adalah mengenalkan berbagai cita-cita, cara mewujudkan, dan memberikan motivasi untuk meraihnya. Kegiatan dimulai pagi hari. Para siswa diberi secarik kertas oleh guru kelas masing-masing untuk ditulisi nama, cita-cita yang diimpikan, dan kiat untuk mewujudkannya. Setelah selesai kemudian digulung dan diikatkan pada tali balon yang akan diterbangkan.
Dengan didampingi guru kelas, para siswa sangat antusias berjalan dari sekolah menuju Taman Singha dengan membawa balon yang telah mereka siapkan. Sesampai di Taman Singha, para siswa berkumpul dan membentuk lingkaran berdasarkan warna balon yang dipegang. Usai diberikan aba-aba, para siswa menerbangkan balon cita-cita ke angkasa diikuti tepuk tangan yang sangat meriah. Makna menerbangkan balon cita-cita ini adalah agar para siswa berani bermimpi setinggi balon yang membumbung tinggi di angkasa. Kegiatan selanjutnya adalah berfoto secara bergantian dengan membawa tulisan sesuai cita-cita mereka.
Sampai di sekolah, para siswa beristirahat sejenak. Kegiatan study visual kali ini diakhiri dengan dibagikannya lembar kerja study visual yang telah disiapkan oleh guru kelas. Dengan terlaksananya kegiatan ini, semoga menjadi pengalaman yang berkesan dan bermakna bagi siswa. Semoga kelak mereka dapat mewujudkan cita-cita impiannya di masa yang akan datang. Aamiin.


Ditulis Oleh : Hartutik Nurul Khasanah, S.Pd.
Wali Kelas IV-D
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

Tuesday, January 29, 2019

Tak Kalah Kreatif, Siswa Kelas 2 Meriahkan Business Day Bulan Ini


Setelah sukses pada kegiatan Business Day kelas 3, tepat pada hari Jumat 25 Januari 2019, giliran siswa-siswi kelas 2 SD Islam Surya Buana unjuk kebolehan dalam kegiatan yang sama. Kegiatan yang memang menjadi agenda rutin sekolah ini, dilaunching kali pertama pada hari Jumat tanggal 31 Agustus 2018.
Bertempat di halaman sekolah, siswa-siswi kelas 2 mulai menyiapkan produk makanan atau minuman andalan mereka. Dengan membuka stand dengan meja-meja, mereka menata produk andalan dengan rapi dibantu ibu-ibu Paguyuban Kelas. Tak lupa produk andalan mereka tersebut diberi nama-nama yang menarik seperti: Jasuke, Sate Jelly Pintar atau Churros. Meskipun masih kelas 2, mereka tak kalah kreatif dengan kakak-kakak kelas yang telah melaksanakan kegiatan ini. Bahkan, untuk menarik calon pembeli, mereka memberi nama stand dengan hiasan crayon atau manik-manik. Super kreatif, bukan?
Pukul 09.20 WIB adalah momentum yang ditunggu-tunggu oleh entrepreneur cilik SD Islam Surya Buana. Begitu bel istirahat berbunyi, para calon pembeli pun gerak cepat membanjiri lapangan sekolah. Tak hanya siswa, guru, karyawan, dan beberapa wali murid tak mau kalah memborong produk andalan dari Business Day kelas 2. Selain murah, yang membuat para pembeli tertarik pada produk andalan tersebut adalah karena rasanya yang enak, bergizi, dan tentunya halal.
Dengan rata-rata usia 8 tahun, mereka terlihat sangat lucu dan menggemaskan dalam kegiatan ini. Hal tersebut terlihat ketika mereka mencoba berjualan dan menawarkan produk andalannya pada pembeli. Ada yang bergaya berteriak dengan menyebut nama-nama unik makanannya, ada yang bingung menghitung uang kembalian, dan bahkan ada yang diam termenung heran melihat para pembeli yang berjubel.
Tak butuh waktu lama, produk andalan yang ditawarkan dalam Business Day hari tersebut habis tak bersisa. Terlihat para pembeli memakan makanan yang telah dibeli dengan lahap. “Alhamdulillah, kenyang dan enak, Pak makanannya,” tutur salah satu siswa yang berada di sudut kelas.
 Business Day ini sangat menyenangkan. Anak-anak bisa berlatih lebih mandiri, berlatih komunikasi dengan orang lain dan juga melatih kesabaran. Masukan untuk Business Day selanjutnya, mohon panitia untuk mengondisikan pembeli supaya bisa lebih tertib. Sehingga, pedagang-pedagang cilik tidak bingung melayani pembeli yang berjubel,tutur salah satu perwakilan paguyuban yang hadir di sela-sela kegiatan tersebut.
 Semoga semakin bertambah pengalaman bermakna, ya! Selamat berjumpa di Business Day selanjutnya! Salam SBLovers!



Ditulis Oleh : Rizki Syahrul Mubarok, S.Pd.
Guru PJOK Kelas Atas
SD Islam Surya Buana


Share:

Sunday, January 27, 2019

Belajar Asyik dan Menarik di Milkindo Kepanjen


         Pada hari Senin dan Selasa, atau tepatnya tanggal 21-22 Januari 2019, Kota Malang diguyur hujan sejak pagi. Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan niat kami, rombongan siswa-siswi dan guru kelas 1 untuk tetap melaksanakan agenda bulanan di sekolah kami yaitu kegiatan study visual. Kali ini, tujuan Study Visual kami adalah Milkindo Kepanjen. Lokasi tersebut dipilih karena sebelumnya memang belum pernah kami kunjungi. Selain itu, yang lebih penting lagi karena sesuai dengan muatan tema 5 Pengalamanku, sub tema 4 Pengalaman yang Berkesan dengan berbagai agenda kegiatan yang mungkin belum pernah dilakukan oleh seluruh siswa kelas 1.
Kami berangkat sekitar pukul 08.45 WIB dari sekolah dengan mengendarai angkot. Keberangkatan ke Milkindo Kepanjen dibagi menjadi dua hari. Hari Senin, 21 Januari 2019 giliran kelas 1B dan 1C. Sedangkan hari Selasa, 22 Januari 2019, giliran kelas 1A dan 1D. Perjalanan ditempuh kurang lebih selama 1 jam dan selama di perjalanan banyak sekali pemandangan indah yang kami amati dan nikmati. Keseruan-keseruan lain yang dilakukan siswa-siswi seperti bermain tebak-tebakan.
“Eh, coba sebutkan siapa nama panjangku! Nanti yang bisa jawab, aku kasih stiker pembatas buku,” celoteh Alifa (siswa kelas 1D).
Siswa-siswi satu angkot pun berebut menjawab sembari mengangkat tangannya.
 “Aku, aku, aku... “
“Bu, boleh makan kue? Tapi nanti kalau tumpah karena tiba-tiba mobilnya mengerem dan berhenti gimana? Hehehe..”
Masih banyak keseruan obrolan siswa-siswi, hingga tak terasa rombongan kelas 1 SD Islam Surya Buana telah sampai di Milkindo Kepanjen sekitar pukul 10.05 WIB. Di sana, kami langsung disambut oleh petugas yang ramah. Kami pun dipersilahkan masuk ke dalam ruangan dengan agenda pertama yang kami lakukan yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza, kids dance, perkenalan bersama petugas yang nantinya akan mendampingi kami untuk berkeliling area Milkindo, bermain game tebak warna tulisan, mendengarkan informasi tentang Milkindo, serta pengetahuan tentang sapi perah yang banyak terdapat disana. 
Setelah itu, kegiatan yang ditunggu-tunggu pun datang juga yaitu berkeliling untuk melihat sapi perah dan memberi makan anak sapi. Kami dibagi menjadi dua kelompok menurut kelas masing-masing. Tujuan pertama kami yaitu berkeliling melihat berbagai sapi perah yang ada dan memerah susu sapi. Setelah melihat sapi yang akan diperah susunya, ternyata ada beberapa siswa yang langsung antusias untuk mencoba dan ada pula yang memilih mundur karena takut. Setelah dirayu oleh petugas di sana, para siswa yang awalnya takut menjadi berani.
 Setelah semua bergiliran mencoba memerah susu sapi, kami pun melanjutkan perjalanan berkeliling melihat berbagai sapi perah dan anak sapi yang ada di sana. Berikutnya, kami diajak untuk ke kandang sapi yang lokasinya ada di lingkungan luar. Sebelum menuju ke sana, setiap siswa diberi satu batang rumput untuk makanan sapi. Para siswa sangat senang bisa memberi makan sapi, dengan girangnya mereka ingin rumput yang dibawanya dapat dimakan sapi. Selanjutnya, kami pun berkeliling lagi untuk melihat berbagai jenis hewan lain yang ada di sana. Seperti kolam lele, kandang burung love bird, kolam angsa, kandang domba, dan kandang kuda.
Usai melakukan beragam kegiatan yang berhubungan dengan peternakan sapi perah, para siswa melanjutkan bermain wahana yang ada disana seperti trampolin, ayunan, perosotan, dan berbagai permainan outbound. Setelah mereka puas bermain dan merasa lelah, kami pun segera kembali ke ruangan awal kami berkumpul. Para siswa semakin senang karena mereka mendapat susu botol hasil olahan susu segar dari sapi perah yang ada di sana secara cuma-Cuma. Sebelum pulang, kami juga mendapatkan pupuk kandang.
Tuntas menjelajah Milkindo, rombongan kelas 1 SD Islam Surya Buana Malang segera bersiap pulang dan menuju ke angkot masing-masing karena jam sudah menunjukkan pukul 12.30 WIB. Selama perjalanan pulang, prediksi Bapak Ibu guru pendamping, para siswa akan terlelap tidur karena banyaknya aktivitas yang mereka lakukan. Ternyata, apa yang diekspektasikan oleh Bapak Ibu Guru pendamping tidak sesuai dengan realita. Para siswa malah asyik bercerita dengan temannya tentang asyiknya belajar di Milkindo Kepanjen. Tetapi, ada beberapa siswa yang mulai terlelap tidur karena kelelahan mereka.
Semoga kegiatan kali ini bisa menambah wawasan dan pengalaman berkesan bagi para siswa. Belajar tak harus di kelas, bukan? Alhamdulillah, benar-benar sekolah yang menyenangkan, mengasyikkan, dan mencerdaskan.

Ditulis Oleh : Dewi Husnul A., S.Pd.
Guru Kelas 1D
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

GKAM 2019 : Ciptakan Generasi Bangsa yang Cerdas, Kreatif, Inovatif, dan Islami



Tak seperti hari Sabtu biasanya, tanggal 19 Januari 2019 SD Islam Surya Buana yang biasanya sepi karena tidak ada aktivitas pembelajaran mendadak ramai. Pagi itu, halaman sekolah sudah dipenuhi oleh banyak anak kecil beserta ayah bunda atau guru mereka yang berasal dari beberapa TK Se-Malang Raya. Mereka datang untuk mengikuti kegiatan lomba yang merupakan agenda tahunan dalam program kerja di SD Islam Surya Buana. Kegiatan yang sebelumnya bernama “Gebyar Maulid“, sekarang menjadi “Gebyar Kreativitas Anak Muslim” (GKAM). GKAM tahun ini adalah GKAM yang kesembilan kalinya. Sesuai dengan temanya,  Ciptakan Generasi Bangsa yang Cerdas, Kreatif, Inovatif, dan Islami”, diharapkan semua peserta yang berpartisipasi mampu menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, inovatif, dan mempunyai perilaku yang islami.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari KB/TK/RA se-Malang.  Ragam kegiatan lomba yang dapat mereka ikuti yaitu, lomba mewarna kategori A-B, tahfidz A-B, menyanyi B, adzan A-B, cerdas cermat B, dongeng islami B, dan recycle islamic fashion B. Tahun ini, peminat terbanyak dalam lomba yaitu pada lomba tahfidz kategori B. Peserta tahun ini mencapai 265 siswa. Juri yang menilai dalam kegiatan ini adalah juri yang sudah berkompeten dalam bidangnya. Yang spesial dari GKAM tahun ini adalah adanya piala bergilir yang berasal dari DPRD komisi D Kota Malang.
Dalam pembukaan acara ini, Ibu Dyah Christiana W., S.Pd., Kepala Seksi Peserta Didik dan Kurikulum Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Malang, menyampaikan bahwa sangat mendukung adanya kegiatan ini. “Dimulai dari usia dini, kita bisa melihat pendidikan karakter. Kreativitas anak-anak tidak hanya di akademik, tetapi juga di nonakademik. Itu harus digali sejak usia dini. Tidak hanya untuk festival anak muslim, tetapi juga untuk seni dan olahraga yang lain,” tutupnya.
Selain kegiatan lomba-lomba, GKAM tahun ini juga dimeriahkan oleh parade beberapa ekstrakurikuler yang ada di SD Islam Surya Buana. Di sela kegiatan lomba dan tampilan, ada banyak undian doorprize yang berasal dari sponsor pendukung GKAM 2019. Diantaranya, Toko Kain Nelly, Jawa Timur Park 1, Wardah, Susu Zee, Sahabat Alam, Air Mineral Subuh, Pecel Kane, Tupperware, Roti Madinah, Lapis Tugu Malang, Toko Emit’s, Faber Castell, Ederto, Bank Jatim, Rumh Makan Minang Sejati, dan masih banyak juga stand bazar yang turut serta memeriahkan kegiatan ini.
Tak terasa waktu semakin siang, beberapa lomba mulai berakhir. Pengumuman juara yang dinanti para peserta akhirnya diumumkan. Perolehan juara Umum dalam kegiatan GKAM 2019 kali ini berhasil dibawa pulang oleh BA RESTU 2 dengan perolehan total juara  sebanyak 12. Dengan berakhirnya pengumuman juara, berakhir pula kegiatan ini. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini, bisa turut serta mewujudkan generasi masa depan yang Cerdas, Kreatif, Inovatif, dan Islami. Sampai jumpa di GKAM 2020, ya!

Ditulis Oleh : Sri Winarti, S.Psi
Guru Kelas 3C
SD Islam Surya Buana Malang


Share:

Pengumuman Jadwal Tes PPDB Gelombang Pertama Tahun Pelajaran 2019/2020


Pelaksanaan Tes Kesiapan Belajar Gelombang 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 akan dilaksanakan pada :
hari/tanggal       : Sabtu/2 Februari 2019
tempat              : SD Islam Surya Buana Malang
pukul                : 08.00 - selesai




Share:

Wednesday, January 23, 2019

Pembelajaran Nyata tentang Cuaca



Hari Kamis, 18 Januari 2019 siswa-siswi kelas 3 SD Islam Surya Buana sedang melaksanakan Study Visual  ke BMKG (Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika) Karangploso. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menunjang terlaksananya pembelajaran di Tema 5 yaitu tentang cuaca. Pemilihan lokasi ini sangat tepat karena di BMKG Karangploso semua siswa secara langsung dapat melihat dan mengetahui bermacam- macam alat yang berhubungan dengan aktivitas alam.
Kegiatan Study Visual ini diikuti oleh 78 siswa dari kelas 3A, 3B, dan 3C. Di BMKG Karangploso, siswa- siswi dibentuk menjadi empat kelompok dengan setiap kelompok terdiri dari 20 dan 18 siswa. Setiap kelompok didampingi oleh satu pemandu dari BMKG Karangploso.
Berbagai macam  pengetahuan  yang mereka dapat antara lain, termometer yang berfungsi untuk  mengukur suhu  tanah pada  kedalaman  0 cm, 3 cm, 5 cm, 10 cm, 20 cm, 50 cm dan 100cm; penangkar hujan otomatis berfungsi untuk mengukur curah hujan otomatis; Sangkar  Meteorologi  yang berfungsi untuk meletakkan alat- alat klimatologi; AWS atau  Automatic Warning System yang berfungsi untuk mengukur arah dan kecepatan angin, kelembapan udara, curah hujan, dan intensitas matahari; Anemometer berfungsi untuk mengukur arah dan kecepatan angin; Gunnbelanu berfungsi untuk mengukur intensitas  rotasi matahari secara manual, dan Esimeter berfungsi untuk mengukur penguapan air  pada sebidang  tanah yang ada di dalamnya.
Pada pembelajaran kali ini, siswa- siswi sangat antusias belajar tentang cuaca beserta alat-alat yang digunakan serta fungsinya. Pembelajaran di luar kelas sangat diperlukan  untuk memberikan  suasana  baru untuk mereka.  Semoga outdoor Learning kali ini memberikan wawasan, pengetahuan, dan pengalaman baru bagi siswa-siswi



Ditulis Oleh : Titik Nur Rohmah, S.Pd
Wali Kelas 3B
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

Motivasi USBK dari Bimbel Brawijaya


Hari ini Jumat berkah 11 Januari 2019, siswa hebat kelas 6A sampai 6D menerima motivasi berkualitas dari Bimbel Brawijaya dengan tujuan untuk membangkitkan semangat belajar dan bertindak positif sebelum berjuang di Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) pada bulan April nanti.
Kegiatan motivasi yang disampaikan di ruang kelas 2A yang cukup luas dapat menampung 88 orang termasuk guru-guru cerdas dan inovatif. Materi berkualitas yang disampaikan tentang Kunci Sukses Mendapatkan Kemudahan dalam Menghadapi Ujian. Apa saja ya kunci sukses nya? Inilah kuncinya : Disiplin Belajar, Disiplin Ibadah, dan Disiplin Kebaikan. Ketiga kunci tersebut akan membawa kita semua menjadi generasi milenial yang sukses, cerdas, dan berkompeten.
Selain motivasi pembangkit semangat menyambut USBK, ada juga materi acara yang tidak kalah seru, yaitu Simple Trick Mathematic atau bahasa milenialnya Mengerjakan Matematika semudah tersenyum. Inilah yang membuat anak-anak hebat menjadi tercengang dan membuat mereka sangat antusias dalam mengerjakan tantangan-tantangan soal yang diberikan oleh motivator. Sungguh, kegiatan yang seru, menyenangkan, mengasyikkan, dan yang terpenting mencerdaskan kita semua. Semangat menghadapi USBK, Anak-anak hebat!

Ditulis Oleh : Mohammad Yusuf Arifin, M.Pd.
Guru Kelas 6A
SD Islam Surya Buana Malang

Share:

Ada Buku Saku Selama Liburan


            Usai menempuh aktifitas pembelajaran selama satu semester, tibalah waktu beristirahat sejenak dari rutinitas harian di sekolah. Liburan merupakan salah satu moment yang paling ditunggu bagi mereka yang berstatus sebagai pelajar. Tak terkecuali para siswa di SD Islam Surya Buana Malang. Mereka begitu antusias menyambut liburan setelah menutup kegiatan akhir semester ganjil dengan Haflah Nishfu Sannah dan Pengambilan Rapor.
           Salah satu hal terpenting yang biasanya menimbulkan kekhawatiran bagi sebuah lembaga pendidikan adalah hilangnya kebiasaan-kebiasaan positif para siswa selama di sekolah ketika liburan. Bahkan, kekhawatiran tersebut sepertinya juga dirisaukan oleh orangtua. Untuk mengantisipasi kekhawatiran tersebut, SD Islam Surya Buana Malang mempunyai produk unggulan sekolah yang dinamakan Buku Saku Liburan. Ditemui saat pengambilan rapor semester ganjil, Sabtu 15 Desember 2018, Kepala SD Islam Surya Buana, Endang Suprihatin sangat berharap dengan adanya buku ini akan bisa membantu Ayah Bunda untuk memantau kegiatan Ananda, terutama dalam ibadah sehari-hari dan pembatasan pemakaian gawai.
            Buku Saku Liburan semester ini adalah edisi kedua setelah launching pertama di liburan semester lalu. Disusun oleh tim Kelompok Kerja Guru (KKG) mini kelas paralel, buku ini menjadi saku para siswa selama liburan sekolah. Lalu, apa saja isi dari Buku Saku Liburan ini? Buku ini didesain khusus setiap semester dengan materi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan para siswa masing-masing kelas secara paralel. Materi-materi tersebut tak hanya mencakup aspek kognitif saja. Melainkan juga mencakup aspek sikap sosial, sikap spiritual, dan aspek keterampilan. Beragam kegiatan juga diselipkan diantara materi tersebut. Tentunya, kegiatan tersebut dapat mengasah para siswa untuk mempunyai kemampuan abad 21 atau yang lebih dikenal dengan 4C yaitu critical thinking, creativity, communication, dan collaboration.
Suksesnya produk unggulan sekolah ini tentunya tak lepas dari peran serta orangtua. Dengan adanya buku ini, semoga bisa meminimalisir kekhawatiran yang dirasakan oleh lembaga sekolah dan orangtua. Kesuksesan tujuan buku ini untuk memantau kegiatan para siswa selama liburan akan menjadi kebanggaan tersendiri, khususnya bagi lembaga sekolah. Semoga dengan adanya Buku Saku Liburan ini bisa menjadi salah satu inspirasi bagi lembaga sekolah atau orangtua yang memiliki rasa kekhawatiran yang sama.

Ditulis Oleh : Shellya Khabib Dirgantari, S.Pd.I.
Wali Kelas 6D
SD Islam Surya Buana Malang
(Tulisan ini pernah dimuat dalam rubrik Citizen Reporter Harian Surya, pada hari Sabtu, 29 Desember 2018)


Share:

Thursday, December 27, 2018

Libur Semester Gasal, SDI Surya Buana Kedatangan Tamu Studi Banding dari SDIT Balikpapan Islamic School


Hari Rabu, 26 Desember 2018 di penghujung tahun 2018, SDI Surya Buana kedatangan tamu studi banding dari SDIT Balikpapan Islamic School sebanyak 60 orang, yang terdiri dari pengurus Yayasan Al-Ikhwan Balikpapan Baru, guru dan karyawan. Rombongan peserta studi banding datang pukul 10.00 WIB, disambut dengan penampilan dari siswa-siswi yang mengikuti ekstra tapak suci dan tari Bapang Malangan. Penampilan ekstra tersebut menarik perhatian para peserta studi banding. Setelah penampilan ekstra, peserta studi banding dipersilahkan untuk mengisi daftar hadir kemudian diarahkan untuk menempati tempat duduk yang sudah disediakan.
Rangkaian acara studi banding ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ust. Sahrul Munir, S.HI. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Endang Suprihatin, S.S., S.Pd selaku kepala sekolah SDI Surya Buana Malang; sambutan dari pihak SDIT Balikpapan Islamic School; sambutan dari Bapak dr. Elvin Fajrul Jayasaputra selaku direktur perguruan Surya Buana; sambutan dari Ibu Dra. Hj. Sri Istuti Mamiek, M.Ag selaku pembina Yayasan Bahana Cita Persada Malang. Setelah sambutan-sambutan, dilanjutkan dengan paparan tentang SDI Surya Buana oleh Bpk. M.Yusuf Arifin, M.Pd dilanjutkan sesi tanya jawab. Penandatangan sertifikat studi banding dan penyerahan cinderamata oleh masing-masing lembaga dilakukan setelah sesi tanya jawab. Acara yang terakhir yaitu ishoma dan ramah tamah. Di sela-sela ramah tamah, beberapa peserta studi banding diajak keliling untuk melihat sudut-sudut ruang di SDI Surya Buana. 
Dari hasil studi banding tersebut, kami menerima komentar dari beberapa peserta studi banding bahwa mereka merasa puas dan senang dengan penyambutan dari SDI Surya Buana. Alhamdulillah, mudah-mudahan ilmu yang didapatkan barokah dan bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan untuk mencetak generasi milenial yang berakhlakul karimah. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin...


Ditulis oleh : Novi Eka Sulistiawati, S.Pd
Guru Kelas 6-B
Foto Oleh : M. Ilyas Al-Rochim, S.Pd.Gr.
Share:

Meriahkah Haflah Nishfu Sannah dengan Kegiatan Business Day


Selain dimeriahkan oleh penampilan bakat dan minat siswa-siswi kelas 1-5, Haflah Nisfu Sanah tahun ini juga dimeriahkan oleh siswa-siswai kelas 6 dengan kegiatan Bussiness Day. Bussiness Day kali ini lebih menantang karena konsumennya tidak hanya dari kalangan siswa siswai SDI Surya Buana saja, melainkan dari orang tua siswa dan mahasiswa. Mengasyikkan karena pada hakekatnya mereka belajar, tetapi asyik karena pelaksanaannya di luar kelas. Mencerdaskan karena memberikan pengalaman nyata bagi siswa dengan mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di dalam kelas. Tujuan diadakan Business Day ini adalah untuk mencetak mental-mental wirausahawan muslim, melatih kemandirian, percaya diri, memupuk kerjasama, dan berani mencetuskan ide-ide cemerlang.
Satu minggu sebelum hari H, masing-masing wali kelas mengajak siswa-siswinya untuk bermusyawarah membuat perencaaan Bussiness Day. Ada banyak teknik yang digunakan wali kelas agar Bussiness Day dapat terselenggara dengan sukses dan lancar. Diantaranya ada yang memberikan form kepada kelompok yang berisikan daftar produk yang dijual siswa, strategi penjualan, pembagian tugas anggota, langkah kerja yang meliputi kegiatan awal (menata produk), kegiatan inti (proses jual beli), kegiatan akhir (setelah produk habis terjual).
Terdapat 4 stand dalam Business Day kali ini. Stand pertama diisi kelas 6-A, stand kedua diisi kelas 6-B, stand ketiga diisi kelas 6-C dan stand keempat diisi kelas 6-D. Jika kelas 1-5 mengenakan kostum mancanegara, maka kelas 6 memilih ciri khas bangsa Indonesia, yaitu batik. Agar lebih menarik, setiap stand menunjukkan iconnya masing-masing dengan mengenakan property yang berbeda. Kelas 6-A mengenakan  property caping yang melambangkan Indonesia adalah negara agraris. Selain untuk icon, fungsi caping tersebut adalah sebagai pelindung dari panas matahari karena stand bazar disetting di tempat terbuka tanpa terop di atasnya. Kemudian kelas 6-B yang merupakan kelas putri, memakai property yang menjadikan penampilan mereka tampak lebih cantik dan  anggun bagai putri, yaitu flower crown atau mahkota bunga, yang dulunya  lebih sering digunakan oleh wanita saat upacara pernikahan. Kemudian property kelas 6-C yang terdiri dari anak putri, juga tak ingin kalah yaitu bando pompom. Apa itu pompom? Pompom adalah benda lucu yang berbentuk bulat dan berbulu yang saat ini juga sedang hits. Beberapa siswa kelas 6-C ada yang tetap memilih asli bando pompom sesuai desain aslinya, ada juga yang memodifikasi pompom  dengan melekatkan pada topi. Stand terakhir adalah kelas 6-D dengan property dari kreasi kertas aneka warna yang bertuliskan nama kelompok beserta nama produk makanna/minuman yang mereka jual. Dengan dilengkapi property yang demikian, semakin menunjukkan bahwa mereka adalah siswa-siswi yang mempunyai kreativitas yang sangat tinggi.
Produk yang dijual adalah makanan dan minuman yang sehat, bergizi, dan tentunya kekinian. Masing-masing siswa membawa produk dari rumah maksimal 15 buah dengan harga dipatok maksimal Rp. 5.000,-. Stand Kelas 6-A menjual piscok, donat, cireng, susu, tahu tuna dan sebagainya. Stand kelas 6-B menjual es jelly, sostel, mango boat, beef burger, thai tea, susu real good, tempura, tahu crispy, donat, dsb. Stand kelas 6-C menjual jus mangga, mango pudding, nasi goreng, cilok mini goreng, martabak mie, lalapan, siomay kukus, capcin, ice fantastic, kentang goreng, sosis bakar, ocean breeze, juices, chocolato dippod fruits skewer, dan french fries. Sedangkan stand kelas 6-D menjual roti bakar, pizza, coklat/matoha, pudding, milk tea, milo ice dan masih banyak lainnya. Dari nama produk minuman dan makanan yang mereka jual cukup mendeskripsikan bahwa mereka up to date mengikuti trend dan berimajinasi tinggi agar nama produk yang mereka jual cepat menarik konsumen.
Bussiness Day tersebut dimulai pukul 06.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Alhamdulillah barang dagangan mereka mayoritas ludes terjual. Ada banyak faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya produk mereka terjual, diantaranya produk sudah memang menjadi favorit pembeli, siswa aktif menjanjikan promo, door prize, produk berkualitas dengan harga yang murah, siswa aktif jemput bola/berkeliling memasarkan produk menemui konsumen, produk yang dijual berupa minuman, siswa kreatif mendesain stand, diantaranya menyiapkan mini speaker blutooth, X-banner  yang indah, serta perencanaan yang matang.
Semoga Business Day mereka yang kali kedua ini semakin menambah wawasan dan pengalaman mereka dalam berwirausaha. Selamat berjumpa di cerita Business Day berikutnya!

Oleh: Kurniawati, S.Si., S.Pd.
Guru Kelas VI & Waka Kurikulum 
SD IslamSurya Buana Malang

Share:

Tags

SD Islam Surya Buana Malang Surya Buana Malang Jawa Pos Radar Malang Pembelajaran Tematik GSF 2017 Green School Festival 2017 SDI Surya Buana Full Day School Pembelajaran Tematik Asyik dan Menarik Pembelajaran Tematik yang Menarik Event Radar Malang Green School Media Pembelajaran Kreatif Media Pembelajaran Tematik PPDB SD Kota Malang Penerimaan Peserta Didik Baru SD Islam Surya Buana Malang Study Visual Business Day Pembelajaran Berbasis Proyek dinas pendidikan kota malang Entrepreneur Green School Festival 2018 Budaya Literasi Business GSF 2018 Kantin Sehat Kemdikbud MTs Surya Buana Peduli Terhadap Makhluk Hidup Penerimaan Peserta Didik Baru SD Kota Malang Pengelolaan Kelas Penguatan Pendidikan Karakter Perguruan Surya Buana Malang SMA Surya Buana Tematik YDSF BMKG Karangploso BMKG Karangploso Malang Buletin Mini Sekolah Display Kelas Eco Green Park Energi Alternatif Kincir Angin Event Ngalam Gebyar Kreativitas Anak Muslim KBTK Surya Buana Kolej Tunku Kurshiah Malaysia Literasi Sekolah Makanan Sehat Nasionalisme SDI Surya Buana Bebas Narkoba Seputar Malang Yayasan Dana Sosial Al Falah Anti Narkoba BNN Kota Malang BPTP BPTP Karangploso BSM Babinsa Dinoyo Badan Narkotika Nasional Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bank Sampah Kota Malang Batik Indonesia Batik Nasional Beautiful Lombok Biofilter Anaerob Buletin Mini Daur Ulang Sampah Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang Dinoyo Malang Ekstrakurikuler Membatik FRSIS FRSIS 2018 Festival 2017 Gerakan Literasi HUT Kota Malang 104 HUTRI HUTRI73 Humas Pemkot Batu Industri Keramik Innopa Innopa Indonesia Inobel Jatim Park 1 Jumat untuk Lombok Kantin Sehat Surya Buana Keamanan Pangan Kelas Cerdas Kelas Menyenangkan Kemerdekaan Keramik Dinoyo Koramil Koramil Lowokwaru Lalu Lintas Literasi Literasi Teknologi Informasi Lomba Agustusan Lomba Pengelolaan Kelas Lombok Mading 3D Mading Tiga Dimensi Malang Unik Manajemen Kelas Mengetuk Pintu Surga Muharram 1439 H NKRI Ngalam Olahan Jagung Manis PJOK PPK Parade Muharram 1439 H Parents Day Peduli Lombok Peduli Sampah Pelopor Keselamatan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pemkot Batu Pendidikan Jasmani Peristiwa Rengasdengklok Polresta Kota Malang Potpourri Pray For Lombok Prestasi Yes Narkoba No Reuse Reduce Recycle Sampah Ekonomis Sekolah Hijau Simposium Snake And Ladder Tahun Baru Hijriyah 1440 H Warisan Nenek Moyang Wisuda Tahfidz YBCPM petik jeruk visit batu visit malang